Pileg 2019

Tiga Kali Turun Lapangan Tertibkan APK, Bawaslu Masih Temukan Pelanggaran

Mustadi menegaskan pihaknya akan terus melakukan penertiban, sehingga semua pemasangan APK bisa sesuai dengan aturan yang disebut.

Tiga Kali Turun Lapangan Tertibkan APK, Bawaslu Masih Temukan Pelanggaran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bawaslu Kabupaten Sambas saat menertibkan APK, di Kota Sambas. 

Tiga Kali Turun Lapangan Tertibkan APK, Bawaslu Masih Temukan Pelanggaran

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sambas kembali menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2019.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Sambas Mustadi mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya sudah tiga kali melakukan pemantauan penertipan APK. Dan lagi-lagi pihaknya masih banyak menemukan pelanggaran pemasangan APK.

Baca: Kredit Mikro, Ismail: Program Unggulan Bank Kalbar

"Hari ini yang ke tiga kali kita turun lakukan penertiban APK secara bersama-sama, sejauh ini banyak yang kita tertibkan. Namun masih banyak juga yang terpasang tak sesuai aturan atau SK KPU Sambas no ,58 dan SK Bupati Sambas no 429, 527, tahun 2018, serta SK bupati no 2 tahun 2019," ujarnya, Rabu (13/2/2019).

"Diantara APK yang paling banyak kita tertibkan adalah bendera partai politik yang terpasang di titik yang memang tidak diperbolehkan, kemudian ada juga baliho dan spanduk caleg, baik itu caleg Kabupaten, Provinsi dan caleg DPR RI," sambungnya. 

Ustad yg mengungkapkan penertiban APK tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. Oleh karenanya ia meminta kepada para caleg dan peserta pemilu lainnya untuk mematuhi aturan yang sudah disepakati bersama.

Untuk itu, Mustadi menegaskan pihaknya akan terus melakukan penertiban, sehingga semua pemasangan APK bisa sesuai dengan aturan yang disebut.

Baca: Warga Panik, SPBU di Tanjung Raya 2 Keluarkan Asap Tebal

"Secara garis besar tempat yang tidak boleh dipasangi APK adalah tempat ibadah, fasilitas pendidikan, kesehatan, perkantoran pemerintah, fasilitas umum, dan pemasangan APK atau atribut kampanye harus dalam radius 10 meter dari lokasi-lokasi itu tadi," jelasnya.

Sebelumnya Mustadi mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyurati partai politik. Untuk itu diharapkan kepada partai politik agar memasangnya sesuai dengan aturan yang ada.

"Partai Politik di Kabupaten telah kita surati, agar tidak memasang APK di sembarang tempat dan memperhatikan aturan yang ada, jika tidak mengindahkan maka akan diberikan teguran dan atau peringatan hingga sidang pelanggaran aturan," tuturnya

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved