Cap Go Meh

Pemkot Singkawang Siapkan Tempat Sampah, Penonton Cap Go Meh Diminta Tak Buang Sampah Sembarangan

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang, Bosni mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang

Pemkot Singkawang Siapkan Tempat Sampah, Penonton Cap Go Meh Diminta Tak Buang Sampah Sembarangan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TRY JULIANSYAH
Kadis Parpora Kota Singkawang, Bosni saat memastikan jalur yang akan dilewati peserta karnaval budaya di kota Singkawang, Sabtu (19/8) 

Pemkot Singkawang Siapkan Tempat Sampah, Penonton Cap Go Meh Diminta Tak Buang Sampah Sembarangan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang, Bosni mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang akan menyiapkan beberapa tempat sampah.

Tempat sampah ini diletakkan di sepanjang jalur pawai lampion dan perayaan Cap Go Meh pada 19 Februari mendatang.
"Kami bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan panitia akan menyiapkan beberapa tempat sampah," katanya, Rabu (13/2/2019).

Ia mengimbau kepada para penonton dan wisatawan untuk membuang sampahnya pada tempatnya.

"Diharapkan pada penonton dan wisatawan untuk membuang sampahnya pada tempatnya. Tidak membuang sampahnya," imbaunya.

Baca: Pertamina Tambah Stok BBM, PLN Sintang Batal Lakukan Pemadaman Bergilir

Baca: Bank Kalbar Tingkatkan Target Pertumbuhan DPK 11 Persen

Baca: Jelang Cap Go Meh, Bosni Imbau Warga Jaga Keamanan dan Ketenangan di Singkawang

Sementara itu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawangmenyiapkan sebanyak 80 petugas dan lima truk armada untuk mengangkut sampah selesai acara Cap Go Meh atau tepatnya setelah aktraksi pawai tatung.

“Kita akan menyiapkan sebanyak 80 petugas dan lima truk armada untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan selesai pawai tatung, dan kami berada di bagian belakang peserta pawai tatung, dan langsung membersihkan sampah,” kata Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, H Rustam Effendi.

Diambilnya posisi di belakang peserta tatung lantaran para penonton akan meninggalkan lokasi ke arah depan, sehingga akan lebih memudahkan dalam memungut sampah.

Berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya, jumlah volume sampah hingga mencapai sekitar 30 kubik yang terdiri sampah botol plastik dan jenis lainnya.

Ia mengimbau agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya, dan tidak membuang sampah sembarangan.

"Dengan membuang sampah pada tempatnya, maka sudah berkontribusi dalam meringankan beban kerja petugas dalam memungut sampah dan membersihkan sampah yang berserakkan," imbaunya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved