MUI Kalbar Imbau Umat Muslim Tak Ikut Rayakan Valentine Day, Zuhri: Diisi dengan Yang Bermanfaat

Ingatlah dalam surah Al Kafirun, bahwa aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah, dan untukku agamaku untukmu agamamu.

MUI Kalbar Imbau Umat Muslim Tak Ikut Rayakan Valentine Day, Zuhri: Diisi dengan Yang Bermanfaat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat (Kalbar), Syaifuddin Zuhri 

MUI Kalbar Imbau Umat Muslim Tak Ikut Rayakan Valentine Day, Zuhri: Diisi dengan Yang Bermanfaat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat (Kalbar), Syaifuddin Zuhri menghimbau agar malam tanggal 14 Februari di isi dengan sesuatu yang bermanfaat.

"Saya menghimbau kepada seluruh umat muslim khususnya kaum muda, Kota Pontianak agar tidak ikut merayakan hari Valentine Day, anggap hari Valentine itu sama seperti hari-hari lainnya, lebih baik di isi dengan sesuatu yang bermanfaat" ujar Zuhri, Rabu (13/2/2019).

Syaifuddin Zuhri menekankan khususnya kepada kaum muda, untuk menghindari sejauh mungkin, tidak ikut merayakan hari valentine, karena peringatan ini bukan milik orang muslim.

"Valentine itu milik orang lain, dan ranah kita berbeda. Ingatlah dalam surah Al Kafirun, bahwa aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah, dan untukku agamaku untukmu agamamu. Ini sebenarnya sudah jelas," paparnya.

Baca: BREAKING NEWS - Aksi Nekat Residivis Kasus Curanmor Berujung Tembakan Polisi

Baca: Kodim 1204/Sgu Gelar Pra-TMMD, Ini Kegiatan Fisik Yang Dikerjakan

Ia berprasangka baik bagi yang masih merayakan karena mereka tidak tahu, dan mereka belum paham betul akibat yang akan ditimbulkan pada hari pembalasan nanti.

"Pengetahuan yang dangkal, sehingga mereka terjebak oleh paham-paham yang tidak islami, itu yang sekarang menjadi bahaya ditengah-tengah kita," ujar Syaifuddin Zuhri.

Ia menjelaskan bahwa dalam Islam kasih sayang itu setiap saat, tidak mesti di hari Valentine. Selain itu menurutnya hari Valentine dimana sering di persepsikan oleh masyarakat terutama kaum muda sebagai hari kasih sayang.

"Silahkan untuk memberikan kasih sayang kepada sesama, anggap tanggal 14 Februari itu sama dengan hari-hari biasa, karena MUI sudah mengeluarkan fatwa larangan merayakan Valentine," pungkasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved