APK Tak Sesuai Aturan, Kaharudin: Akan Ditertibkan Maret Mendatang

Terkait Alat Peraga Kampanye (APK), Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kaharudin mengatakan pihaknya

APK Tak Sesuai Aturan, Kaharudin: Akan Ditertibkan Maret Mendatang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DAVID NURFIANTO
Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kaharudin saat di temui diruang Kerjanya, Kantor Bawaslu Mempawah, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (13/2/2019). 

APK Tak Sesuai Aturan, Kaharudin: Akan Ditertibkan Maret Mendatang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Terkait Alat Peraga Kampanye (APK), Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kaharudin mengatakan pihaknya akan melakukan penertiban pada Maret mendatang.

"Kami akan rencanakan pembersihan kembali mungkin bulan  Maret, nanti kami akan koordinasi dengan KPU dan Sat Pol PP yang terkait dengan ini," ujar Kaharudin saat diwawancarai, Rabu (13/2/2019). 

Dalam hal ini, Kaharudin mengimbau kepada peserta pemilu, untuk taat aturan dalam pemasangan APK

"Yang ada balihonya sudah di bersihkan, seharusnya taat aturanlah. Seperti yang didepan fasilitas publik, Gedung milik pemerintah," imbuhnya.

Baca: LIDA 2019, Hasil Grup 12 Top 64! Sonia Jambi Tersenggol, Nirwana Bengkulu Raih Standing Ovation Juri

Baca: Abelnus Sebut Kawal Program Polri Rekrut Putra-putri Perbatasan

Baca: Lakukan Antisipasi dan Edukasi, Hendy: Rakor Ini Untuk Antisipasi TPPO

Kaharudin berharap peserta pemilu bisa melihat surat edaran dari KPU tentang zona dan lokasi lokasi mana yang tidak boleh di tempati APK.

"Sebelumnya kami juga sudah mengirim surat kepada parpol tapi masih ada parpol yang mengindahkan itu.  Kedepannya kami harap peserta pemilu mematuhi peraturan-peraturan yang ada, karna memang setiap aturan yang akan di patuhi itu akan berdampak dengan kebaikan," terangnya.

Kedepan, Kaharudin menegaskan pihaknya akan koordinasi langsung dengan Sat Pol PP, terkait penertiban APK yang menganggu estetika dan keindahan Kota.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan KPU lokasi yang mana yang tidak boleh, dan langsung kelapangan. Karena surat sudah berapa kali kami layangkan kepada parpol dan juga malahan kami via telepone juga untuk menegaskan, tapi masih ada juga yang itu," pungkas Kaharudin.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved