Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko Angkat Suara Soal Tuduhan Pelecehan Seksual Marko Simic

Manajer Persija Jakarta Angkat Suara Soal Tuduhan Pelecehan Seksual Marko Simic...............

INSTAGRAM
Marko Simic 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko angkat suara soal tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan ke Marko Simic.

Menurut Manajer Persija Ardhi Tjahjoko, pihaknya sampai saat ini dalam posisi menunggu perkembangan dan hasil dari penyelidikan.

"Perihal Marko Simic, apa yang bisa saya sampaikan saat ini adalah kami dalam posisi menunggu perkembangan dan hasil dari penyelidikan yang tengah dilakukan oleh pihak yang berwajib. Kami sangat menghormati hal tersebut," kata Ardhi seperti dilansir Kompas.com.

"Benar memang ada 'tuduhan' terjadi tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Simic, namun demikian kami dan seluruh penumpang di dalam pesawat tidak ada yang menyaksikan kejadian tersebut. Sehingga hal tersebut sekali lagi masih sekadar tuduhan," lanjutnya.

Baca: LIVE STREAMING RCTI MU Vs PSG, Babak 16 Besar Liga Champion: Manchester United Diprediksi Menang

Baca: LIVE Persija Vs Newcastle Jets: Ini Susunan Pemain Newcastle Jets Vs Persija Liga Champion Asia

Baca: LIVE STREAMING Roma Vs Porto, Babak 16 Besar Liga Champion: Akhir Rekor Buruk AS Roma Vs FC Porto?

Baca: HASIL Persija Vs Newcastle Jets, Marko Simic Gagal Maksimalkan Peluang Emas! Persija Dalam Tekanan

Dalam pernyataan yang dirilis kepada media itu, Ardhi pun memastikan bahwa Simic akan tetap bermain pada laga melawan Newcastle Jets pada hari ini.

"Kondisi Marko Simic sendiri dalam keadaan yang sangat baik, dan siap untuk bertanding hari ini," tulis Ardhi.

Rumor Marko Simic melakukan pelecehan seksual muncul jelang pertandingan kualifikasi kedua Liga Champions antara Persija Jakarta dan Newcastle Jets.

Media Australia, 9news.au, mengklaim Simic melakukan tindakan tak senonoh karena tanpa izin menyentuh seorang perempuan yang duduk di sebelahnya saat berada di pesawat dari Bali menuju Sydney, Australia.

Masih menurut media sama, kejadian tersebut berlanjut saat sampai di bandara Sydney pada Minggu (10/2/2019).

Pihak kepolisian bandara menginterogasi Simic dan menilai sang striker melakukan tindakan tidak senonoh tanpa persetujuan dan termasuk pelecehan.

Karena aksinya itu, paspor Simic ditahan oleh kepolisian Australia dan harus tetap berada di Negeri Kanguru hingga persidangan pada 9 April 2019. Jika terbukti bersalah, Simic terancam mendapatkan hukuman penjara dari pengadilan Australia.

Pada pertandingan kualifikasi pertama melawan Home United, Simic mencetak satu gol.

Duetnya dengan Alberto Goncalvez juga membuat Persija mempunyai dua penyerang berbahaya yang berpotensi mengancam Newcastle Jets. 

Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved