KPU Singkawang Sosialisasi Pindah Memilih ke Peserta Pemilu

Tentu saja ini adalah peran kita bersama dalam melindungi hak memilih warga di manapun ia berada,” kata Ketua KPU Kota Singkawang

KPU Singkawang Sosialisasi Pindah Memilih ke Peserta Pemilu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang telah menggelar sosialisasi pindah memilih dalam Pemilu 2019 kepada peserta pemilu yang terdiri dari pengurus parpol, tim sukses capres-cawapres, Liaison Officer (LO) calon anggota DPD RI, dan Relawan Demokrasi (Relasi), Senin (11/2/2019). 

KPU Singkawang Sosialisasi Pindah Memilih ke Peserta Pemilu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang telah menggelar sosialisasi pindah memilih dalam Pemilu 2019 kepada peserta pemilu yang terdiri dari pengurus parpol, tim sukses capres-cawapres, Liaison Officer (LO) calon anggota DPD RI, dan Relawan Demokrasi (Relasi), Senin (11/2/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Batu Villa dan Resto Singkawang Barat ini, bertujuan agar multipihak dapat memahami dalam pengurusan pindah memilih bagi pemilih yang tidak bisa menggunakan hak memilihnya di TPS asal pada saat hari pencoblosan 17 April mendatang.

Sehingga nantinya, hasil dari sosialisasi ini bisa disampaikan oleh peserta sosialisasi apabila ada warga yang ingin tahu tata cara pindah memilih bertanya kepada yang bersangkutan.

"Tentu saja ini adalah peran kita bersama dalam melindungi hak memilih warga di manapun ia berada,” kata Ketua KPU Kota Singkawang, Riko, Selasa (12/2/2019).

Baca: Mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak Belajar Industri Perkebunan Kelapa Sawit Kalbar

Baca: Sejumlah Menteri Kabinet Kerja Dijadwalkan Hadiri Cap Go Meh 2019 di Singkawang

Baca: VIDEO: Bebby Nailufa Ingatkan Pemerintah Pentingnya Pengembangan SDM

Berdasarkan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu pasal 348 ayat (1), pemilih yang berhak mengikuti pemungutan suara di TPS, satu di antaranya pemilik KTP-el yang terdaftar pada daftar pemilih tambahan (DPTb).

Pemilih DPTb ini kategorinya apabila ia dalam kondisi atau keadaan tertentu tidak bisa memilih di TPS asal sehingga harus menggunakan hak memilihnya di TPS lain.

Namun untuk bisa pindah memilih, ia harus terdaftar di dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Sesuai dengan PKPU nomor 37 tahun 2018 tentang Perubahan atas PKPU 11/2018 tentang Penyusunan Daftar Pemilih di Dalam Negeri.

Daftar pemilih yang telah terdaftar dalam DPT di suatu TPS yang karena keadaan tertentu pemilih tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar dan memberikan suara di TPS lain.

Alasan pindah memilih, karena menjalankan tugas pada saat pemungutan suara, menjalani rawat inap di rumah sakit atau Puskesmas dan keluarga yang mendampingi, penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti sosial/panti rehabilitasi.

Menjalani rehabilitasi Narkoba, menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga permasyarakatan, atau terpidana yang sedang menjalani hukuman penjara atau kurungan.

"Tugas belajar/menempuh pendidikan menengah atau tinggi, pindah domisili, tertimpa bencana alam dan/atau bekerja di luar domisilinya," papar Riko.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved