Pemilu 2019

Ketum PA 212 Slamet Maarif Jadi Tersangka, Komisioner Bawaslu Jelaskan Aturan Ustaz Kampanye

Silakan sekarang tim pelaksana, silakan kampanye sesuai dengan aturanlah.Ustaz tergabung dalam tim kampanye boleh enggak? Boleh

Ketum PA 212 Slamet Maarif Jadi Tersangka, Komisioner Bawaslu Jelaskan Aturan Ustaz Kampanye
(Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)
Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja(Kompas.com/Fitria Chusna Farisa) 

Ketum PA 212 Slamet Maarif Jadi Tersangka, Komisioner Bawaslu Jelaskan Aturan Ustaz Kampanye 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja, mengatakan, pemuka agama seperti ustaz atau ulama boleh saja berkampanye politik.

Namun, mereka juga harus mematuhi tata tertib kampanye sesuai dengan yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan.

"Silakan sekarang tim pelaksana, silakan kampanye sesuai dengan aturanlah.Ustaz tergabung dalam tim kampanye boleh enggak? Boleh," kata Bagja saat dihubungi, Senin (11/2/2019) malam.

Bagja menjelaskan, ada aturan-aturan kampanye yang harus dipahami peserta, pelaksana, dan timses. Aturan itu telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Baca: Pernah Komunikasi dengan Algojo ISIS di Suriah, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Uceng

Baca: Wisata Mangrove Sungai Kupah Makin Cantik

Misalnya, dalam aturan tersebut dijelaskan soal metode kampanye. Pasal 275 Ayat 1 menyebutkan tentang sembilan metode kampanye, di antaranya pertemuan terbatas dan rapat umum.

Pertemuan terbatas merupakan metode kampanye yang dilakukan peserta, pelaksana, atau timses kampanye di hadapan sejumlah audiens yang terbatas dan dilakukan di ruangan tertutup. Metode ini sudah bisa dilakukan sejak masa awal kampanye, 23 September 2018.

Sementara rapat umum merupakan metode kampanye yang memungkinkan peserta, pelaksana, atau timses kampanye di tempat terbuka tanpa ada pembatasan massa.

Bagja menegaskan, metode kampanye rapat umum baru boleh dilakukan 21 hari jelang masa tenang, yaitu 24 Maret-13 April 2019.

"Kalau di lapangan terbuka, namanya rapat umum. Rapat umum itu nanti jadwalnya 21 hari sebelum masa tenang," ujarnya.

Halaman
12
Tags
Bawaslu
Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved