Harga Tiket Pesawat Tinggi, Nam Air: Penurunan Belum Bisa Diprediksi

Untuk kondisi seperti ini masih belum bisa diprediksi, ini menyangkut dengan perekonomian Indonesia juga seperti nilai Dolar

Harga Tiket Pesawat Tinggi, Nam Air: Penurunan Belum Bisa Diprediksi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Station Manager Nam Air Distrik Ketapang, Bagus. Selasa, (12/02) -- 

Harga Tiket Pesawat Tinggi, Nam Air: Penurunan Belum Bisa Diprediksi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Terkait tingginya harga tiket pesawat saat ini, pihak maskapai dari Nam Air melalui Station Manager Nam Air Distrik Ketapang, Bagus mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui pasti kapan kondisi terkait keluhan masyarakat atas tingginya harga tiket pesawat khususnya untuk rute penerbangan Ketapang-Pontianak dan sebaliknya tersebut berakhir.

Baca: Pihak Nam Air Beberkan Alasan Tingginya Harga Tiket Pesawat

Baca: WNI Korban Mutilasi di Malaysia, Polri Sebut PDRM Amankan Dua Terduga Pelaku

Baca: TERPOPULER - Hasil Akhir Persib vs Persiwa, ILC TVOne, Hingga Siswi SMP Dijual ke Pria Hidung Belang

Bagus saat diwawancarai Tribun di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Selasa (12/02/2019) mengatakan bahwa Kondisi ini terjadi bukan hanya untuk rute penerbangan Ketapang-Pontianak dan sebaliknya, namun juga terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

"Untuk kondisi seperti ini masih belum bisa diprediksi, ini menyangkut dengan perekonomian Indonesia juga seperti nilai Dolar dan Rupiah seperti itu," terang Bagus.

Selain itu, Bagus juga menjelaskan bahwa saat ini kondisi industri penerbangan khususnya untuk dalam negeri memang sedang memasuki masa sulit bahkan bisa dikategorikan merah.

Untuk itu, Bagus mengatakan menurut dari para Analis, Praktisi dan Lembaga-lembaga penerbangan yang ada di Indonesia, mendukung dan mensupport dengan kenaikan harga tersebut. Karena melihat dari pengalaman yaitu sebanyak 24 maskapai penerbangan yang tutup akibat tidak mampunya menekan biaya operasional yang sangat tinggi seperti saat ini.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved