JNE Tepis Isu Hentikan Pengiriman Paket Melalui Kargo Udara

Naiknya tarif Surat Muatan Udara (SMU) sempat membuat Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia

JNE Tepis Isu Hentikan Pengiriman Paket Melalui Kargo Udara
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
JNE 

JNE Tepis Isu Hentikan Pengiriman Paket Melalui Kargo Udara

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Naiknya tarif Surat Muatan Udara (SMU) sempat membuat Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) melakukan protes dengan memboikot pengiriman paket via kargo udara.

Imbasnya, sejumlah layanan jasa pengiriman paket pun diisukan sempat terganggu.

Satu di antaranya adalah JNE (Tiki Jalur Nugraha Ekakurir).

Dalam beberapa media sosial, bertebaran informasi yang mengungkapkan bahwa JNE menghentikan sementara layanannya.

Baca: IMI Kalbar Siapkan Pebalap Untuk Ikuti PON 2020

Baca: Persib Bandung Vs Persiwa Wamena, Winaryo: Hanya Bobotoh yang Membuat Kami Harus Waspada

Baca: Sejumlah Pejabat Hadir Pada Peletakan Batu Pertama Gereja Katolik Santo Paulus

Namun hal ini lantas segera ditepis pihak JNE. Lewat sebuah press rilis, JNE menegaskan pihaknya tidak menghentikan layanannya.

“Sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres, sampai saat ini JNE tidak pernah menghentikan kiriman melalui kargo udara. Oleh karena itu, isu yang beredar tentang penghentian pengiriman melalui jalur udara oleh JNE adalah tidak benar," sanggah VP of Marketing JNE, Eri Palgunadi, sebagaimana rilis yang diterima www.tribunpontianak.co.id, Senin (11/02/2019).

JNE menurutnya menegaskan bahwa tidak melakukan penghentian pengiriman melalui kargo udara.

Langkah itu disebutnya sesuai dengan komitmen JNE untuk selalu memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan dalam semangat “Connecting Happiness”.

Dalam menjalankan proses bisnisnya, keberhasilan JNE dalam menghantarkan kiriman seluruh pelanggan menurutnnya tidak lepas dari peran mitra.  Khususnya maskapai penerbangan.

"Oleh karena itu, kerjasama yang saling menguntungkan dengan penyedia jasa kargo udara tersebut harus terus terlaksana dalam rangka terciptanya iklim bisnis yang dapat men-support UKM dalam negeri," pungkasnya.

Penulis: Ishak
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved