TRIBUN WIKI

Pesona Masjid Raya Kota Singkawang

Uniknya, masjid ini bersebelahan dengan Kelenteng Tri Darma Bumi Raya yang menunjukkan bentuk toleransi beragama.

Pesona Masjid Raya Kota Singkawang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Masjid Raya Kota Singkawang berada di pusat kota, Jalan Masjid, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (4/2/2019). Masjid ini menjadi ikon sekaligus kebanggan masyarakat Kota Singkawang. 

Pesona Masjid Raya Kota Singkawang 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Masjid Raya Kota Singkawang menjadi satu di antara Masjid tertua.

Berada di pusat kota, Jalan Masjid, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Masjid ini menjadi ikon sekaligus kebanggan masyarakat Kota Singkawang.

Uniknya, masjid ini bersebelahan dengan Kelenteng Tri Darma Bumi Raya yang menunjukkan bentuk toleransi beragama masyarakat daerah tersebut

Mengutip indonesiakaya.com, letak masjid ini sekitar 200 meter dari Vihara Tri Darma Bumi Raya, vihara tertua di Singkawang.

Baca: Aming Coffee Akan Buka Gerai di Lantai 1 Singkawang Grand Mall

Baca: San Keuw Jong Jazz Hadir di Singkawang Grand Mall

Masjid yang berdiri tegak di tengah-tengah kawasan tempat tinggal masyarakat Tionghoa ini seperti menjadi cerminan kerukunan beragama yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Inilah Masjid Raya Singkawang, masjid yang menjadi simbol kerukunan multi etnis di Singkawang.

Arsitektur masjid raya ini terlihat begitu megah dan indah. Untuk masuk ke halaman masjid ini, pengunjung harus melewati 15 anak tangga.

Tangga-tangga ini terletak di sebelah kanan, belakang dan sisi kiri. Untuk menampilkan keindahan arsitektur Masjid Rakyat Singkawang, pada malam hari terdapat lampu-lampu yang menerangi seluruh area masjid.

Paduan warna hijau dan putih pada dinding masjid menjadi paduan warna yang membuat masjid terlihat terang.  
   
Masjid Raya Singkawang didirikan tahun 1880 oleh dua orang saudagar, Bawasahib Maricar dan Haji. B. Achmad Maricar (Anak dari Bawasahib Maricar).

Halaman
123
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Marpina Sindika Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved