Nursyam Pastikan 4 Desa Tak Terima DD di 2019, Ini Alasannya

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Nursyam Ibrahim mengatakan untuk desa yang tidak mampu menyerap Dana Desa

Nursyam Pastikan 4 Desa Tak Terima DD di 2019, Ini Alasannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
KadisSosnakertransmigrasi Kubu Raya, Nursyam Ibrahim 

Nursyam Pastikan 4 Desa Tak Terima DD di 2019

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Nursyam Ibrahim mengatakan untuk desa yang tidak mampu menyerap Dana Desa di 2018 dipastikan tidak mendapat Dana Desa di 2019.

Dimana masih terdapat empat desa yang tidak dapat menyerap DD di 2018 diantaranya Desa Ambawara dan Desa Muara tiga di kecamatan Batu Ampar, kemudian Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap dan Desa Permata Kecamatan Terentang.

"2019 mereka tidak bisa dicairkan karena berdasarkan ketentuannya pencairan tahap berikut atau tahun berikutnya harus memasukkn laporan pertanggungjawaban yang sebelumnya. Karena LPJ tahun seblmnya tidak masuk maka berdasarkn aturan yang dikeluarkn oleh Kemenkeu tahun anggaran berikutnya tidak bisa dicairkan," ujarnya, Minggu (10/2/2019).

Hingga awal Januari 2019, diakuinya sudah ada empat desa yang menyerahkan laporan keuangan Desa. Ia berharap, desa yang lain juga bisa menyusul.

Baca: Masih ada 4 Desa di Kubu Raya Tak Mampu Serap Dana Desa 2018

Baca: Lanud Supadio Gelar Malam Kenal Pamit Danlanud Supadio

Baca: Program #BTS3 Sasar SDN 45 Tatai, Upaya Kumpulkan Donasi Didukung Berbagai Komunitas

"Alhamdulillah 2019 ini sudah ada yang menyerahkan, kalau tahun lalu, banyak terjadi keterlambatan, namun bisa di atasi," katanya.

Nursyam menilai keterlambatan menyampaikan laporan tersebut, sudah terjadi setiap tahunya, namun terus di lakukan perbaikan.

"Masalah keterlambatan ini, meruapakan maslah yang klasik, karena persoalan ini masih terkendala oleh keterbatas SDM yang terjadi di desa. Sampai terjadi keterlambatan, mungkin karena ketidak tahuan dalam membuat laporan rencana penyerapan anggaran sesuai prosedur yang berlalu," tuturnya.

Di mengingatkan, jika desa tidak mengerti dalam membuat laporan maka bisa dikonsultasikan dengan pemerintah Kabupaten, sehingga hal tersebut bisa diatasi.

"Kalau tidak mengerti, ya minta bantuanlah dengan pemerintah Kabupaten. Jangan sungkan, ini supaya cepat dilakukan pencairan, sehingga tidak menjadi kendala dalam pembanggunan di desa," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved