Lesunya Bisnis Penerbangan di Indoensia Juga Terjadi di Bandara Supadio

Lesunya 'bisnis penerbangan' yang terjadi akhir-akhir ini juga terjadi di Kalbar.

Lesunya Bisnis Penerbangan di Indoensia Juga Terjadi di Bandara Supadio
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MASKARTINI
Penumpang Penerbangan Perdana Wings Air Pontianak-Putussibau, beberapa waktu lalu 

Lesunya Bisnis Penerbangan di Indoensia Juga Terjadi Bandara Supadio

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Lesunya 'bisnis penerbangan' yang terjadi akhir-akhir ini juga terjadi di Kalbar.

Pembatalan penerbangan juga mewarnai aktivitas di Bandara Supadio Pontianak.

"Kalau untuk penerbangan sementara memang ada beberapa penurunan. Cuma tidak terlalu signifikan," ujar Plt Officer Incharge (OIC) Bandara Supadio Pontianak, Didi Herdiansyah, Sabtu (09/02/2019).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sejauh ini, ada tren penurunan lalu lintas udara di Supadio Pontianak hampir 20 persen-an. 

Dalam sehari, biasanya, ada sekitar 20 penerbangan yang dibatalkan.

Baca: TNI AL Muara Kubu Bantu Cari Orang Hilang di Sungai Kapuas

Baca: PPDI Terus Mendata Penyandang Disabilitas di Sambas

Baca: UPDATE Tim Lolos Babak 16 Besar Piala Indonesia 2019, 2 Laga Ditunda Termasuk Persib Bandung

Jumlah itu, adalah akumulasi dari jadwal penerbangan dari dan ke Supadio Pontianak.

Baik yang hendak terbang dari bandara Supadio Pontianak ke wilayah lainnya, ataupun yang dijadwalkan landing di Supadio Pontianak.

Padahal, dalam kondisi normal pergerakan pesawat take off dan landing di Supadio Pontianak bisa mencapai 120 an kali dalam setiap harinya. Saat ini, menyusut menjadi hanya 100 an kali saja.

Kondisi inipun menurutnnya nyaris terjadi di hampir semua maskapai. Baik low cost carrier alias penerbangan berbiaya murah (LCC), ataupun lainnya.

Halaman
12
Penulis: Ishak
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved