Suriansyah: Masyarakat Jangan Terpancing Tabloid Indonesia Barokah

Saya minta pihak Kepolisian dan Bawaslu mengusut tuntas siapa pengirim dan apa motif dari Tabloid Indonesia Barokah ini

Suriansyah: Masyarakat Jangan Terpancing Tabloid Indonesia Barokah
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Sandi di Kalbar, Suriansyah saat menyampaikan kata sambutannya dalam acara pengukuhan serta pengarahan oleh Ketua badan pemenangan nasional Prabowo-Sandi,Djoko Santoso di gedung Pontianak Convention Centre (PCC), Senin (21/1/2019). 

Suriansyah: Masyarakat Jangan Terpancing Tabloid Indonesia Barokah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Wakil Ketua DPRD Kalbar, Ir H Suriansyah angkat bicara terkait temuan kiriman paket Tabloid Indonesia Barokah di Pontianak yang diterima Tempat Penimbunan Sementara PT Pos Indonesia, Jl Rahadi Usman No 1, Pontianak, Jumat (8/2/2019) pagi.

Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Kalbar ini secara tegas meminta Kepolisian dan Bawaslu untuk mengusut tuntas siapa dalang dari penyebaran Tabloid Indonesia Barokah yang isinya menyudutkan salah satu calon Presiden itu.

 “Saya minta pihak Kepolisian dan Bawaslu mengusut tuntas siapa pengirim dan apa motif dari Tabloid Indonesia Barokah ini," ujar Suriansyah,  Jumat (8/2/2019) malam.

Ir H Suriansyah mengatakan dirinya tidak dalam posisi menuduh pihak manapun terkait Tabloid Indonesia Barokah itu.

Kendati demikian, ia menduga dicetak dan disebarkannya Tabloid Indonesia Barokah itu secara sengaja untuk membuat kepanikan dengan bentuk kampanye hitam.

Baca: Curi HP Oppo F7 di Hotel, Tiga Wanita Diringkus Polisi

Baca: Polsek Anjongan Tangkap 4 Tersangka Pengedar Uang Palsu

“Tentu ini sebuah kepanikan. Mempengaruhi masyarakat dengan cara kampanye hitam, tapi justru masyarakat kita semakin solid dan akan semakin menguatkan masyarakat untuk menentukan pilihan," ujarnya.

Wakil Anggota DPRD Provinsi ini juga juga menyarankan bahwa seharusnya Pemilu 2019 ini diisi dengan adu program dan adu gagasan serta ajang pesta rakyat dengan penuh pendidikan politik.

“Mestinya Pemilu 2019 ini kita jadikan ajang untuk adu program dan gagasan. Sebagai ajang pesta rakyat, ajang gembira dan penuh pendidikan politik,” tuturnya.

Dirinya juga mengimbau agar tim sukses dan pendukung pasangan calon yang disudutkan didalam Tabloid Indonesia Barokah itu untuk tidak terpancing dan fokus pada pemenangan saja. “Jangan terpancing emosi, fokus pada pemenangan saja," tandasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved