Citizen Reporter

Ishaq Saleh Tutup Usia, Kenangan Syafaruddin Usman hingga Sejumlah Terobosan Almarhum untuk Kalbar

Selepas itu dalam Pemilu 2014, ikut bertarung memperebutkan kursi di DPD RI. Bagi Ishaq, berpolitik praktis bukanlah hal baru.

Ishaq Saleh Tutup Usia, Kenangan Syafaruddin Usman hingga Sejumlah Terobosan Almarhum untuk Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Pelayat saat mendatangi rumah duka, almarhum H.Ishaq Saleh 

Citizen Reporter
Syafaruddin Usman

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Innalillahi waina Ilaihirajiun. Kalbar kembali kehilangan seorang tokoh panutannya. Setelah menjalani perawatan cukup lama, politisi H Ishaq Saleh, Jumat (8/2/2019) pukul 17.10. Ishaq Saleh menghembuskan napas terakhirnya di RS Sudarso Pontianak. 

Politisi lintas zaman ini, selain dikenal sebagai sosok seorang ayah, juga figur yang bersahaja. Untuk karir politik, Ishaq Saleh bukanlah orang baru. 

Sejak Pemilu 1982 ia duduk di legislatif Kalbar dari PPP lebih dari dua periode.

Era reformasi bergabung di PAN dan sempat memimpin partai besutan, HM Amien Rais ini. Dan Ishaq Saleh  kembali ke Senayan mewakili PAN ketika itu. 

Selepas itu dalam Pemilu 2014, ikut bertarung memperebutkan kursi di DPD RI. Bagi Ishaq, berpolitik praktis bukanlah hal baru.

Kelahiran Orde Baru menyinggahkan dirinya di Parmusi, memang sebelum itu, Ishaq Saleh dikenal sebagai simpatisan Masyumi.

Di luar kental sebagai politisi, Ishaq Saleh juga kentara sebagai pelaku dunia usaha. Bahkan dia pun merupakan praktisi dunia bisnis dan aktif di Kadin Kalbar.

Perokok aktif masa muda dan hingga usia senjanya itu, adalah figur yang ramah dan santun. Ishaq sangat menghargai orang lain dan selalu menempatkan semua orang pada posisinya. 

Baca: Edi Kamtono Akan Menata Beberapa Kawasan Menjadi Pusat Kuliner

Baca: Merasa Kehilangan, Edi Kamtono Anggap Ishaq Saleh Sebagai Orangtua Angkat

urung, politikus kawakan ini didalam banyak kesempatan selalu jadi penengah ketegangan politik rekan-rekannya.

Bersama rekan-rekan praktisi politik Kalbar lainnya, serupa H. Ilham Sanusi, H Gusti Syamsumin hingga almarhum H Buchary A Rahman, H Mas’ud Abdullah, H Aspar dan lainnya, mereka turut melahirkan karya monumental untuk kepentingan umat.

Rumah Sakit Islam, rutinitas di Muhammadiyah, ICMI dan lain sebagainya, adalah diantara sumbangsihnya.

Ishaq Saleh sejak di DPRD Kalbar hingga DPR RI, merupakan  sosok legislator yang sangat aspiratif. Tak urung dia pun dikenal vokal pada zamannya.

Kini H. Ishaq Saleh telah berpulang untuk istirahat dikeabadian. Selamat jalan Pak Ishaq, Insya Allah husnul khatimah.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved