Waspada Penipuan Berkedok Beasiswa Pelajar, Ini Imbauan Kadisdikbud Kalbar Bagi Orangtua

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat, Suprianus Herman mengimbau masyarakat Kalimantan Barat

Waspada Penipuan Berkedok Beasiswa Pelajar, Ini Imbauan Kadisdikbud Kalbar Bagi Orangtua
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat, Suprianus Herman saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (8/2/2019). 

Waspada Penipuan Berkedok Beasiswa Pelajar, Ini Imbauan Kadisdikbud Kalbar Bagi Orangtua    

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat, Suprianus Herman mengimbau masyarakat Kalimantan Barat untuk tidak percaya terhadap tindak penipuan berkedok beasiswa pendidikan bagi pelajar.

Hal ini menyusul adanya informasi tentang keresahan masyarakat selaku orangtua siswa dan siswi sepekan terakhir. Mereka ditelpon oleh oknum-oknum pelaku penipuan yang mencatut nama dan mengaku-ngaku sebagai pejabat di Disdikbud Provinsi Kalbar.

“Ya, seolah-olah mengatasnamakan Disdikbud. Pejabat sini atau kepala dinas nelpon orangtua bilang anaknya terima beasiswa. Kita imbau masyara/kat jangan sampai tertipu,” ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Jumat (8/2/2019).

Baca: Pick Up Tabrak Pohon di Ambawang, Pengendaranya Terjepit, Ada Teriakan Innalillah

Baca: Perjanjian MLA Indonesia-Swiss, KPK Butuh Dukungan Pemerintah dan Legislatif Perkuat Aparat Hukum

Baca: VIDEO: KPU Sambas Pastikan Caleg di Sambas Bebas Dari Mantan Terpidana Korupsi

Berdasarkan informasi yang diterima, oknum-oknum pelaku penipuan juga meminta orangtua pergi ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Orangtua diminta untuk melakukan transaksi keuangan dengan jumlah tertentu. Oknum pelaku penipuan bahkan meminta orangtua siswa-siswi untuk menyebutkan nomor Personal Identification Number (PIN) ATM.

“Lalu, minta pin. Orangtua tentu ragu dan ndak jadi,” terangnya.

Sejauh ini, Suprianus menerangkan belum ada laporan resmi yang diterima oleh Disdikbud Kalbar dari masyarakat yang jadi korban penipuan bermodus beasiswa ini.

“Informasi resmi ke saya belum. Tapi kita proaktif. Kita yang cari. Kalau tunggu laporan payahlah,” jelasnya.

Ia telah berkoordinasi dengan Sekretaris Didsdikbud Kalbar dan bidang-bidang lainnya untuk menghimpun data dari sekolah-sekolah jika ada orangtua siswa-siswi yang tertipu.

“Itu untuk kita ambil tindakan. Kalau memang ada, kita laporkan ke polisi biar ada efek jera. Oknum-oknum penipu ini kan pandai. Kadang heran dapat data darimana. Tapi itulah zaman sekarang sistem online. Dia (pelaku_red) bisa ambil data kemana-mana,” imbuhnya.

Selain itu, Disdikbud Kalbar juga sudah keluarkan surat edaran ke sekolah-sekolah. Poin utamanya adalah pihaknya mengimbau guru-guru untuk mengingatkan orangtua waspada dan tidak lekas percaya terhadap hal-hal menjurus kepada penipuan.

“Jika ada bantuan atau beasiswa dari orang tidak dikenal, klarifikasi dulu ke Kepala Sekolah atau langsung ke Dinas Pendidikan. Ini supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diiinginkan. Jangan percaya dulu. Tidak ada itu,” pintanya.  

“Apalagi kalau saya nelpon ini ada beasiswa, setor dulu. Tidak ada seperti itu. Kita imbau masyarakat jangan sampai tetripu. Jika ada yang tertipu, laporkan ke kepolisian,” tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved