TRIBUN WIKI

Seperti Apa Regulasi Minuman Beralkohol Tradisional di Kayong Utara?

Pemerintah KKU sudah mempunyai regulasi khusus untuk mengawasi peredaran minuman beralkohol tradisional.

Seperti Apa Regulasi Minuman Beralkohol Tradisional di Kayong Utara?
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Prajurit TNI AD yang tergabung sebagai Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yonif 511/DY berhasil menggagalkan upaya penyeludupan minuman beralkohol di kawasan perbatasan sektor kanan Entikong. 

Seperti Apa Regulasi Minuman Beralkohol Tradisional di Kayong Utara?

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sudah mempunyai regulasi khusus untuk mengawasi peredaran minuman beralkohol (Minol) tradisional.

Regulasi itu tertuang lewat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Penjualan Minuman Beralkohol.

Di dalam Perda itu tertulis, masyarakat yang melakukan kegiatan usaha produksi Minol tradisional harus berbentuk kelompok usaha atau koperasi.

Baca: Bupati Kayong Utara Belum Tetapkan Tempat Khusus yang Boleh Jual Miras

Baca: Prediksi Perubahan Cuaca BMKG Untuk Wilayah Kayong Utara dan Ketapang


Hasil produksi Minol tradisional tidak boleh diedarkan atau dijual di luar daerah. Penjualan hanya dapat dilakukan di kelompok usaha atau koperasi.

Selain itu, Perda tersebut juga mewajibkan kelompok usaha atau koperasi produsen Minol tradisional mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol Tradisional (SIUP-MBT) yang diterbitkan oleh Bupati.

Kegiatan usaha perdagangan Minol tradisional hanya untuk keperluan adat istiadat dan upacara keagamaan.

SIUP-MBT berlaku untuk jangka waktu satu tahun dan dapat diperpanjang. (*)

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dian Lestari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved