Penggelembungan Anggaran Modus Populer Pelaku Koruptor, Kerugian Negara Rp 541 Miliar

terdapat 76 kasus yang menggunakan modus mark up anggaran. Modus tersebut menyebabkan kerugian negara Rp 541 miliar.

Penggelembungan Anggaran Modus Populer Pelaku Koruptor, Kerugian Negara Rp 541 Miliar
(KOMPAS.com/JESSI CARINA )
Anggota Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Senin (26/11/2018). 

Penggelembungan Anggaran Modus Populer Pelaku Koruptor, Kerugian Negara Rp 541 Miliar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) melakukan penelitian mengenai modus korupsi yang terjadi sepanjang 2018. Dua modus yang paling sering digunakan adalah mark up (penggelembungan) dana dan penyalahgunaan anggaran.

Menurut ICW, terdapat 76 kasus yang menggunakan modus mark up anggaran. Modus tersebut menyebabkan kerugian negara Rp 541 miliar.

"Perlu adanya sinergi antara penegak hukum, lembaga audit negara, dan inspektorat terkait potensi kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara," ujar peneliti ICW Wana Alamsyah kepada Kompas.com, Kamis (7/2/2019).

Modus kedua yang juga banyak digunakan adalah penyalahgunaan anggaran dengan 68 kasus korupsi. Modus tersebut menimbulkan kerugian negara Rp 455 miliar.

Baca: Sepanjang 2018, ICW: 454 Kasus Korupsi, 1.087 Orang Tersangka, Kerugian Negara Rp 5,6 Triliun

Baca: Kecelakaan Speed di Kapuas Hulu, Ini Identitas Korban Tenggelam

Selain itu, ada beberapa modus lainnya yang digunakan seperti kasus penggelapan sebanyak 62 kasus, dengan nilai kerugian negara Rp 441 miliar.

Kemudian, modus laporan fiktif sebanyak 59 kasus. Modus laporan fiktif membuat kerugian negara Rp160 miliar.

Berikutnya, modus penyuapan sebanyak 51 kasus dengan nilai suap Rp 67,9 miliar. Kasus penyuapan itu disertai tindakan pencucian uang dengan nilai Rp 57 miliar.

Selain itu, terdapat modus membuat kegiatan/proyek fiktif sebanyak 47 kasus. Modus tersebut menimbulkan kerugian negara Rp 321 miliar. (*)

Artikel ini telah terbit di kompas.com dengan judul ICW: Mark Up dan Penyalahgunaan Anggaran Modus Korupsi Paling Banyak di 2018

Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved