Pilpres 2019

Soal Serangan Kepada Prabowo-Sandi, Pengamat: Mestinya Jokowi Jaga Originalitas, Bukan Emosional

Pak Jokowi bukan hanya ofensif, tapi emosional. Ini tidak begitu baik. Tidak begitu bagus

Soal Serangan Kepada Prabowo-Sandi, Pengamat: Mestinya Jokowi Jaga Originalitas, Bukan Emosional
TRIBUNNEWS.COM
syamsuddin haris 

Jokowi dalam kampanye di Jawa Timur dan Jawa Tengah akhir pekan lalu, memberikan pidato bernada keras dengan menyindir pernyataan-pernyataan lawan politiknya.

Misalnya terkait pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan bubar dan punah. Jokowi meminta Prabowo untuk bubar dan punah sendiri saja, tanpa mengajak masyarakat Indonesia.

Ia juga sempat menyinggung hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet. Jokowi menyesalkan kubu Prabowo yang menyebarkan kebohongan Ratna.

Lalu, Jokowi juga menyebut Prabowo-Sandi menggunakan konsultan asing dalam menghadapi pilpres 2019. Jokowi mempertanyakan, dengan kondisi itu, siapa sebenarnya yang antek asing.

"Masa suruh halus terus, ya kadang-kadang kita kan bosan. Boleh lah keras-keras sedikit," kata Jokowi kepada wartawan di Semarang, Minggu (3/2/2019). (*)

Artikel ini telah terbit di kompas.com dengan judul Serang Prabowo-Sandi, Jokowi Dinilai Keluar dari Originalitasnya

Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved