Program Belajar Khusus Warga Buta Huruf Dihentikan, Kadisdik Kayong Utara Angkat Bicara

Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Romi Wijaya angkat bicara terkait dihentikannya program belajar khusus warga buta huruf

Program Belajar Khusus Warga Buta Huruf Dihentikan, Kadisdik Kayong Utara Angkat Bicara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Romi Wijaya. 

Program Belajar Khusus Warga Buta Huruf Dihentikan, Kadisdik Kayong Utara Angkat Bicara

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Romi Wijaya angkat bicara terkait dihentikannya program belajar khusus warga buta huruf karena tak ada anggaran.

Ia mengatakan, program tersebut bisa dipastikan akan tetap berlanjut apabila ada dana bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat.

Selama ini, program tersebut memang dibiayai lewat APBD.

Baca: Apresiasi Reward Penilaian Kepatuhan Dari Ombudsman Kalbar, Wagub Ria Norsan: Ini Jadi Motivasi

Baca: Alita Battle Angel, Kisah Pencarian Masa Lalu Seorang Cyborg

Baca: Ketua PA 212 Diperiksa Polisi, TPM Mahendradatta Anggap Bawaslu Punya Tafsiran Lain

"Jadi, bukan ndak dilaksanakan, cuma mungkin volumenya berkurang dengan hanya mengandalkan dana APBN," kata Romi di ruang kerjanya, Sukadana, Kamis (7/2/2019).

Romi menerangkan, program belajar ini dihentikan sementara karena memang ada hal lain yang lebih diprioritaskan oleh bidang terkait.

Program akan kembali dilanjutkan sampai ada dana bantuan dari Pemerintah Pusat.

Oleh karenanya, ia berharap tahun ini Pemerintah Pusat mengucurkan dana tersebut.

"Kalau kita dihadapkan pada keterbatasan sumber daya, penajaman-penajaman skala prioritas ini lah yang memang dilakukan," paparnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved