Pilpres 2019

Ini Jawaban Prabowo Atas Tudiangan Jokowi yang Sebut Pesimitis dan Tak Paham Ekonomi Makro

Dibilang saya pesimis. Tidak. Justru saya optimis saya mau maju sebagai calon Presiden RI. Kalau saya pesimis ngapain saya maju, bikin capek saja

Ini Jawaban Prabowo Atas Tudiangan Jokowi yang Sebut Pesimitis dan Tak Paham Ekonomi Makro
Prabowo Subianto dan Joko Widodo di Pilpres 2019. 

Ia mengatakan, kebocoran anggaran akibat korupsi mencapai hampir Rp 500 triliun.

"Uang yang hilang ini kalau kita pakai untuk kesejahteraan dan ekonomi kita. Bayangkan apa yang bisa kita buat," ujar Prabowo.

"Saya bicara dengan pakar industri, kurang lebih kita bisa bangun minimal 200 pabrik yang sangat penting. Sehingga kita menciptakan begitu banyak produk-poduk di Indonesia, tidak pakai impor-impor lagi," kata dia.

Polemik ini bermula saat Prabowo menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai menteri pencetak utang.

Lantas, Presiden Joko Widodo mengeluarkan pernyataan untuk membela menterinya itu.

Jokowi menegaskan, Sri Mulyani adalah menteri dengan kinerja baik. Bahkan, prestasi perempuan yang akrab disapa Ani itu sudah diakui dunia internasional.

"Dunia juga tahu Bu Menteri Keuangan kita, Bu Sri Mulyani, adalah kebanggan kita karena masuk sebagai menteri terbaik Asia Pasifik, masuk sebagai terbaik di dunia," kata Jokowi di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/1/2019).

Sri Mulyani pernah dinobatkan sebagai menteri terbaik sedunia dalam acara World Government Summit di Dubai, Uni Emirat Arab, Februari 2018.

Lalu, pada Oktober 2018, Sri Mulyani kembali menerima penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Tahun 2018 di Asia Pasifik Timur. Penghargaan ini diberikan di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018.

"Semua orang menghargai kok, semua orang hormat kepada Bu Sri Mulyani. Kalau ada kita yang menyampaikan itu (menteri pencetak utang), ya mungkin belum ngerti masalah ekonomi makro," kata Jokowi seraya tertawa. (*)

Artikel ini telah terbit di kompas.com dengan judul Saat Prabowo Jawab Sindiran Jokowi soal Pesimisme dan Ekonomi Makro...

Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved