Inflasi Kota Singkawang Capai 1,19 Persen Pada Bulan Januari

Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Singkawang pada Januari terjadi inflasi sebesar, 1,19 persen

Inflasi Kota Singkawang Capai 1,19 Persen Pada Bulan Januari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Grafik sumbangan inflasi kelompok pengeluaran Kota Pontianak pada Agustus 2017. 

Inflasi Kota Singkawang Capai 1,19 Persen Pada Bulan Januari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Singkawang pada Januari terjadi inflasi sebesar, 1,19 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 136,31 pada Desember 2018 menjadi 137,93 pada Januari 2019.

"Tingkat inflasi tahun kalender Januari 2019 sebesar 1,19 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 3,06 persen," kata Kepala BPS Kota Singkawang, Firmansyah melalui rilis yang diterima tribunpontianak.co.id, Kamis (7/2/2019).
Inflasi bulan ini terjadi karena kenaikan indeks pada enam jenis kelompok pengeluaran dan satu jenis kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks.

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks adalah bahan makanan sebesar 3,86 persen; makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,54 persen, perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,15 persen, sandang sebesar 0,72 persen; kesehatan sebesar 0,10 persen; pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,62 persen.

Baca: Sensus Penduduk Tahun 2020 Akan Ada Kombinasi Sistem, Berikut Penjelasan BPS

Baca: Polres Mempawah Gelar Nobar Film Bahaya Narkoba di Desa Sejegi

Baca: KPK Beberkan 18 Orang Berpotensi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi di Wilayah Papua

Kelompok yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,35 persen.

Beberapa komuditas yang mengalami kenaikan harga tertinggi secara berurutan pada Januari 2019 adalah ketimun, cabe rawit, cabe merah, udang basah, cabe hijau, nanas, kakap merah, tenggiri, oyong/gambas, ayam hidup, jagung manis dan bawang merah.

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga tertinggi secara berurutan pada Januari 2019 adalah kol putih, pakaian olahraga, angkutan udara, semangka, flashdisk, modem internet, pakis, sabun detergen bubuk, dan ikan asin bulu ayam.

Kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi pada Januari 2019 yaitu, kelompok bahan makanan 1,0298 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,0981 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,0396 persen; kelompok sandang 0,0381 persen; kelompok kesehatan 0,0051 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,0350 persen; kelompok transport , komunikasi dan jasa keuangan -0,0482 persen.

"Tingkat inflasi tahun kalender (Januari) 2019 adalah sebesar 1,19 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2019 terhadap januari 2018) adalah sebesar 3,06 persen," tuturnya.

Pada Januari dari 82 kota IHK di Indonesia, tercatat 73 mengalami inflasi dan sembilan kota mengalami deflasi.

Dari sembilan kota IHK di pulau Kalimantan semua kota mengalami inflasi. Kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah Kota Singkawang sebesar 1,19 persen dengan IHK 137,93.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved