BREAKING NEWS: Tim Gabungan Ciduk Terpidana Tipikor Alkes RSUD, Ditangkap di Apartemen Mewah

Satu orang pria yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Sanggau terkait perkara tindak pidana korupsi

BREAKING NEWS: Tim Gabungan Ciduk Terpidana Tipikor Alkes RSUD, Ditangkap di Apartemen Mewah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Hari Liewarnata alias Apin saat digiring tim eksekusi Jaksa di Bandara Supadio Pontianak 

Namun, Kasipidsus Kejari Sanggau ini membenarkan kalau terpidana Hari Liewarnata alias Apin ini beralamatkan di Pontianak, tetapi tim eksekusi berhasil mendapatkan terpidana ini sedang berada di apartemen mewah di Jakarta.

"Dia bukan kontraktor pelaksana kerja, hasil putusan MA dia harus menjalankan pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp 200 juta dan membayar uang pengganti nilai kerugian negara yakni Rp 2,756.390.991 ,"kata Kasipidus Ulfan didampingi Kasipidum Adityo Utomo

"Terpidana Hari Liewarnata alias Apin merupakan satu diantara tiga tersangka kasus korupsi Alkes, dia sebagai pelaksana kerja,"kata Ulfan.

Sebelumnya, pada tanggal 22 oktober 2018 lalu kepala Kejaksaan Negeri Sanggau telah keluarkan surat Cegah Tangkal (Cekal) untuk terpidana tipikor perkara Alkes RSUD Sanggau ini.

Keluarnya surat Cekal dari Kejari Sanggau ini lantaran terpidana yang berstatuskan tahanan kota tak kunjung menyerahkan diri setelah keluarnya putusan MA RI terkait kasus tipikor Alkes RSUD sanggau, meski pihak kejaksaan negeri Sanggau sudah melakukan komunikasi.

Dalam putusan kasasi MA RI tersebut membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Tipikor Pontianak No 2/Pid.sus/TPK/2018‎/PT.PTK tanggal 14 Februari 2018 yang mengubah utusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pontianak No 34/Pid.Sus-TPK/2017/Pn.Ptk tanggal 5 Desember 2017.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved