Pilpres 2019

Pengamat Nilai Pilpres Moment Konsolidasi Kepentingan Kalbar Dapat Menteri

Pengamat Politik Kalbar Ireng Maulana mengungkapkan sebaiknya pilpres 2019 mampu dijadikan momentum untuk mengkonsolidasi

Pengamat Nilai Pilpres Moment Konsolidasi Kepentingan Kalbar Dapat Menteri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Pengamat Pemilu Ireng Maulana 

Pengamat Nilai Pilpres Moment Konsolidasi Kepentingan Kalbar Dapat Menteri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Kalbar Ireng Maulana mengungkapkan sebaiknya pilpres 2019 mampu dijadikan momentum untuk mengkonsolidasi kepentingan bersama Kalimantan Barat, pasangan capres manapun yang menang.

Jika tidak yang tersisa hanya kenangan bahwa Kalbar pernah punya andil memenangkan salah seorang dari capres 2019, atau cerita kekalahan di satu pihak.

Pergantian kepemimpinan nasional sejak transisi demokrasi melalui pemilu yang lebih demokratis ternyata belum sempat memberikan ruang kepada putra-putri terbaik Kalbar untuk menempati posisi menteri.

Baca: Tak Ingin Kalbar Jadi Anak Tiri, Katherina: Kalbar Harus Menjadi Prioritas Masuk Kabinet

Baca: Akan Gelar Kompetisi Antar Klub, Exco PSSI Sambas Beberkan Persyaratannya

Baca: Penyelidik KPK Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah

Baca: Setelah 15 Tahun Sempat Vakum, PSSI Kabupaten Sambas Siap Gelar Turnamen Antar Klub

Walaupun Hamzah Haz yang asal Kalbar sempat menjabat wakil presiden satu periode, namun tetap saja belum ada representasi Kalbar di kursi menteri.

Kepentingan bersama kita sejauh ini yang paling mungkin untuk diusung bersama-sama adalah menempatkan salah seorang putra-putri yang paling kapabel diantara kita sebagai menteri untuk kepemimpinan nasional paska pemilu 2019. Kepentingan ini tentu saja super berat dan banyak ujiannya, tapi mustahil tidak dapat dilakukan jika dimulai dengan melakukan konsensus daerah mendukung menteri dari Kalbar.

Yang kita perlukan adalah kemampuan mengesampingkan sementara perbedaan kepentingan yang sudah terlanjur ada, dan kemudian bersatu sebagai kekuatan baru untuk mengusung kepentingan istimewa tersebut.

Sekali kita mampu memberangkatkan salah satu anak terbaik Kalbar di dalam lingkaran kepresidenan, maka Kalbar akan dipandang sebagai entitas kekuatan politik baru di daerah sebagai representasi pulau Kalimantan, sebagaimana menteri berasal dari provinsi lain di luar Jawa mewakili pulau Sumatera, Sulawesi atau Papua di kursi menteri.

Selain itu, efek ikutan seperti akses terhadap arus pembangunan, investasi dan pergerakan modal atau iklim berusaha akan bergerak lebih meningkat karena jaringan di nasional yang menguat.

Baca: Didolakan Banyak Orang, Shes Bro: Rising Star Ajang Pembelajaran

Baca: Setelah 15 Tahun Sempat Vakum, PSSI Kabupaten Sambas Siap Gelar Turnamen Antar Klub

Baca: Milad HMI Ke-72, Tio: Bekerja Demi Umat, Mengabdi Untuk Bangsa

Masyarakat kita akan memiliki rasa kepercayaan diri yang jauh lebih kuat dari sebelumnya untuk berkiprah di panggung nasional. Anak-anak muda kita di Kalbar, dan di Kalimantan seperti memiliki role-model sebagai referensi untuk bercita-cita lebih hebat lagi dalam hidupnya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved