TRIBUN WIKI

Gabungan Organisasi Baksos di 3 Situs Bersejarah Sandai, Ini Lokasinya

Gabungan organisasi kepemudaan dan komunitas-se Kecamatan Sandai melakukan kegiatan bakti sosial.

Gabungan Organisasi Baksos di 3 Situs Bersejarah Sandai, Ini Lokasinya
ISTIMEWA
Sejumlah pemuda menggelar bakti sosial di Tugu Nol Km di Desa Sandai, Minggu (3/2/2019). 

Gabungan Organisasi Baksos di 3 Situs Bersejarah Sandai, Ini Lokasinya 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, SANDAI - Gabungan organisasi kepemudaan dan komunitas-se Kecamatan Sandai melakukan kegiatan bakti sosial  di sejumlah lokasi situs bersejarah di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang Kalimatan Barat.

Fahrul dari Himpunan Mahasiswa Sandai, Kabupaten Ketapang, mengatakan organisai kepemudaan yang tergabung dalam Forum Organisasi dan Komunitas se-Kecamatan Sandai menginisiasi pelaksanaan bakti sosial secara massal, di lokasi bersejarah di tiga desa di Kecamatan Sandai, yaitu:

1.     Tugu Nol Kilometer Desa Sandai

2.     Makam Kesultanan Desa Istana

3.     Makam Keramat Pulau Karang Luar, Desa Muara Jekak

Dalam kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada Minggu (3/2/2019) diikuti oleh 119 orang pemuda yang terdiri dari 15 organisasi se-Kecamatan Sandai.

Salah satu peserta , Abdul Gofar yang berasal dari Remaja Islam Serinding (RIS), menyampaikan bahwa agenda seperti ini harus tetap berlanjut, karena jarang sekali pemuda-pemuda berkumpul seperti ini untuk melakukan kegiatan bersama terutama di daerah pelosok pedalaman yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Fadli Dzil Ikram sekalu anggota Komunitas Pecinta Alam Sandai (KOMPAS) mempunyai tekat, bahwa seluruh pemuda kecamatan Sandai dapat bersatu dan bisa menciptakan karya yang kreatif dan bisa di nikmati oleh masyarakat yang ramai.

Terutama karya dalam pembaharuan destinasi wisata alam yang mempunyai nilai luhur yang bisa menarik perhatian wisatawan local maupun mancanegara.

Dengan adanya gerakan awal pemuda membersihkan lokasi wisata bersejarah ini semoga ke depannya banyak wisatawan yang datang ke Kecamatan Sandai, untuk meneliti situs sejarah dan berkunjung bahwa Sandai yang jauh dari perkotaan ini menyimpan situs budaya yang patut untuk diperhatikan dan dijaga kearifannya. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dian Lestari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved