Pengakuan Tahanan Dari Dibalik Jeruji Penjara Tentang Betapa Berharga Keluarga

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono usai memimpin Apel Gelar pasukan Dalam Rangka Operasi Liong 2019

Pengakuan Tahanan Dari Dibalik Jeruji Penjara Tentang Betapa Berharga Keluarga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Gafur, memakai Baju tahanan nomor 12 saat di giring petugas bersenjata lengkap menuju kembali ke mobil tahanan 

Pengakuan Tahanan Dari Dibalik Jeruji Penjara: Keluarga Sangat Berharga

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono usai memimpin Apel Gelar pasukan Dalam Rangka Operasi Liong 2019 langsung memimpin pemusnahan barang bukti Narkoba atau pengungkapan Polda Kalbar selama beberapa waktu terakhir. Senin (04/02/2019).

Pihak Polda Kalbar pun mendatangkan langsung Mobil Inceminator ke depan Taman alun - Alun Kapuas untuk melakukan pemusnahan barang bukti ini.

Sebanyak 1.867,3622 gram Shabu dan 1.555,5 gram Ganja di musnahkan pada hari ini, dengan total 7 orang tersangka yang terdiri dari 2 Wanita dan 5 pria.

Baca: BMKG Prediksi Sebagian Wilayah Ketapang Hujan Lokal Nanti Malam

Baca: Terima Radiogram Dari Gubernur Kalbar, AL Leysandri Resmi Diangkat Sebagai Plh Bupati Sanggau

Baca: Bupati Karolin Lantik 201 Pejabat Administrasi dan Fungsional

Setelah beberapa waktu di tahan di Mapolda Kalbar sembari menunggu pemberkasan untuk tahap persidangan, pengakuan para tersangka Narkoba inipun beragam.

Satu di antara tersangka yang turut di hadirkan oleh pihak Kepolisian bernama Muin, ia mengaku dirinya merupakan warga Pontianak Timur, dan di Ciduk oleh pihak kepolisian saat sedang berada di rumah.

Muin mengungkapkan, dirinya telah sering bertransaksi Narkoba, namun baru satu kali di tangkap oleh pihak kepolisian.

"Saya baru sekali, baru sekali yang ketahuan, kalau yang ndak ketahuan sering,"ujarnya sembari masih bisa bercanda.

Sekali pengiriman yang sukses, ia mengungkapkan bahwa dirinya di bayar 5 juta rupiah per kilogram, namun tak di sebutkannya secara gamblang dari mana ia mendapatkan barang haram tersebut.

Ia mengaku menyesali perbuatannya, namun semua telah terjadi, dan kini ia hanya berpasrah diri menghadapi hukuman didepan mata.

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved