TRIBUN WIKI

Usia 281 Tahun, Kelenteng Lo Fang Pak Sungai Purun Kecil Ramai Pengunjung

Kelenteng Long Fang Pak terletak di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

TRIBUN PONTIANAK/ MAUDY ASRI GITA UTAMI
Kelenteng Long Fang Pak terletak di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. 

Usia 281 Tahun, Kelenteng Lo Fang Pak Sungai Purun Kecil Ramai Pengunjung

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kelenteng Long Fang Pak terletak di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat.

Kelenteng ini sudah berdirI lebih kurang 281 tahun di Desa Sungai Purun Kecil. 

Kelenteng Long Fang Pak dibangun oleh Republik Lang Fang.

Baca: Bupati Sambas Akan Tinjau Kelenteng Dewi Kwan Im Pemangkat

Baca: Ops! Ada Bule Cantik Masuk Kelenteng, Kesaksiannya Bikin Kagum

Kelenteng itu terletak ditengah hunian yang didiami para warga.

Jika tidak jeli saat akan berkunjung ke sana, maka akan susah menemukan kelenteng tersebut.

Lokasi kelenteng memasuki satu gang, dengan patokan bertuliskan Tri Dharma di pinggir jalan raya.

Satu diantara pengunjung yang pernah datang ke Kelenteng Long Fang ialah Erika Vernanda, yang mengatakan sebuah sejarah unik dari kelenteng tersebut.

"Dulu terlihat jelas menempel di tembok gerbang, sebelum melewati sebuah jembatan yang membelah kolam dan sekilas tempat ibadahnya dulu tidak terawat. Tetapi dari tahun ke tahun kelenteng itu sudah banyak yang merawatnya, dan sudah banyak juga perbedaan yang mengambarkan kelenteng yang dulu dan sekarang," ujar Erika Vernanda. 

Pada saat ingin memasuki kelenteng itu, pengunjung langsung menemui kolam yang berukuran agak besar.

Jika pengunjung ingin memasuki tempat utama kelenteng tersebut, harus melewati jembatan yang indah membelah kolam dan di setiap pagarnya berwarna merah  dan kuning.

Banyak pengunjung dari luar Kalimantan Barat, yang datang pada saat acara-acara besar maupun hari biasa.

Malam imlek sangat meriah di Kelenteng Long Fang.

Banyak pengunjung yang beribadah, atau sekadar mengetahui sejarah kelenteng tersebut. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved