Citizen Reporter

PMII Kopri Komisariat Al-Mansyuri Gelar Kajian, Bahas Masalah Haid

Analisis tetang haid juga dipaparkan secara rinci baik dari jangka waktu maupun ciri-ciri datangnya haid.

PMII Kopri Komisariat Al-Mansyuri Gelar Kajian, Bahas Masalah Haid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Suasana kajian PMII Al-Masyuri¬† 

Citizen Reporter 
Kader PMII Mempawah, Salihin  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Korps PMII Puteri (KOPRI) Komisariat Al Mansyuri Mempawah menyelenggarakan Kajian Perempuan, Sabtu (2/2/2019). Ini merupakan program rutin Kopri Komisariat Mempawah terhadap agenda kajian fiqih wanita.

Kegiatan kajian fiqih wanita kali ini dilaksanakan  di sekretariat Pengurus Cabang PMII Mempawah,  diikuti oleh kader-kader PMII Mempawah mulai dari unsur rayon, komisariat hingga pengurus cabang.

Program kajian  fiqih wanita yang di konsep oleh pengurus Kopri Komisariat Al-Mansyuri PMII Mempawah, memang sengaja di istikomahkan oleh satu pemateri yakni, Ustadzah Mu'annis, S.Pd. hal ini dilakukan agar materi yang sudah di sampaikan sebelumnya bisa singkron dengan materi selanjutnya.

Dalam materinya,  Muannisa menjelaskan tentang hukum belajar  haid, bahwa datangnya haid pada usia-usia yang  ditentukan dalam agama secara rinci.

Baca: Desa Suka Maju Kelola Danau Karya Bersama Jadi Tempat Wisata

Baca: Pembukaan Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2019 di Singkawang, Ini Rangkaian Kegiatannya

Analisis tetang haid juga dipaparkan secara rinci baik dari jangka waktu maupun ciri-ciri datangnya haid. 

Ketua Korps PMII mempawah, Diana Lopita berharap kajian rutin ini memberi manfaat dan pencerahan bagi kader -kader yang Masih terombang ambing oleh kegelisahan dalam memahami persoalan yang pasti dan selalu terjadi kepada perempuan.

Harapan yang besar juga oleh diana bahwa, organisasi yang sudah ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri kader masing-masing agar organisasi ini semakin bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Dalam kesempatan ini, Diana juga berharap sekaligus menghimbau kepada seluruh kader terkhusus Kopri, agar dapat menghadiri setiap kajian fiqih wanita yang sudah di programkan secara rutin oleh pengurus. Ia menilai bahwa kajian sangat penting dan sangat bagus jika dapat di fahami secara mendalam oleh semua kader PMII.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved