Satpol PP Ancam Bongkar Paksa Toko Bangunan yang Tidak Kooperatif

Kasat Pol PP Kota Pontianak, Syarifah Adriana mengatakan ini masih dalam penertiban tahap awal, dan masih melakukan pembinaan kepada pelanggar.

Satpol PP Ancam Bongkar Paksa Toko Bangunan yang Tidak Kooperatif
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya' M Nurul Anshory
Tim terpadu Satpol PP Kota Pontianak, menertibkan bangunan yang melewati batas sempadan jalan di Jl Veteran, Jumat (1/2/19). 

Satpol PP Ancam Bongkar Paksa Toko Bangunan yang Tidak Kooperatif

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Tim terpadu Satpol PP bersama Dinas PUPR menertibkan sejumlah bangunan dan kanopi yang melanggar batas sempadan jalan di sepanjang Jl Gajahmada dan Jl Veteran, Pontianak Selatan, Jumat (1/2/19) sore.

Sampai disebuah toko bangunan di Jl Veteran, Pontianak Selatan mereka bertemu dengan pelanggar yakni toko bangunan yang sudah beberapa kali diperingatkan untuk membongkar pagar milik mereka namun tidak di hiraukan.

Baca: Bea Cukai Kanwil Pontianak Akan Pasang Videotron Untuk Edukasi Masyarakat

Baca: Edi Kamtono Hadiri Syukuran Atas Terpilihnya Dirinya Sebagai Wali Kota yang Diadakan oleh Masyarakat

Anggota tim terpadu mengatakan bahwa memang pemilik toko bangunan tersebut tidak kooperatif lataran sudah pernah ditertibkan sebelumnya dan dipanggil namun tidak di indahkan oleh mereka.

Kasat Pol PP Kota Pontianak, Syarifah Adriana mengatakan ini masih dalam penertiban tahap awal, dan masih melakukan pembinaan kepada pelanggar.

"Kita beri batas waktu kepada pemilik bangunan untuk merobohkan misalnya mereka ada pagar yang melanggar garis sempadan jalan," ujarnya.

Toko bangunan tersebut diberi batas waktu sampai Senin (11/2/19), kalau sampai batas waktu yang ditentukan belum juga membongkar maka tim terpadu Satpol PP di pimpin oleh PUPR akan menertibkan bangunan tersebut.

"Pemilik toko bangunan tadi sudah dipanggil oleh Satpol PP satu kali, identitas nya sudah ada di kantor sampai saat ini belum di urusnya, dan kita masih menunggu kerjasama mereka," ungap Kasat Pol PP.

Namun Satpol PP mengaku tidak tahu dari PUPR mengatakan juga ada memanggil pemilik toko bangunan tersebut, dan mereka tidak berkoordinasi.

Agar tidak tumpang tindih dalam proses pemanggilan, kalau PUPR memanggil pemilik toko bangunan tersebut harus ditembuskan ke Satpol PP.

Halaman
123
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved