Rusman Ali Lantik Anggota BPD di 15 Desa

"Jangan sampai hanya mementingkan kepentingan golongan tertentu, apalagi untuk kepentingan perseorangan atau pribadi," tuturnya.

Rusman Ali Lantik Anggota BPD di 15 Desa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Bupati Kubu Raya Rusman Ali 

Rusman Ali Lantik Anggota BPD di 15 Desa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Rusman Ali, mengambil sumpah/janji dan meresmikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 15 desa di Kecamatan Batu Ampar, Rasau Jaya, dan Sungai Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (31/1/2019).

Bupati meminta kepada Anggita BPD ini dapat melaksanakan tugas dengan baik.

"Ini merupakan amanah besar yang dipercayakan masyarakat, karena itu harus dapat diaktualisasikan dalam bentuk kerja dan karya nyata yang bermanfaat bagi kehidupan dan kemajuan masyarakat desa," ujar Bupati.

Baca: Tersisa Lima BPD di Kubu Raya yang Belum Dilantik

Baca: Rilis Kinerja 2018 Bawaslu KKR, 44 Bacaleg Tak Masuk DCT

Baca: Badko HMI Kalbar Sebut Suksesnya Desa Mandiri Tergantung Sinergitas Kepala Daerah

Rusman Ali mengingatkan anggota BPD harus segera memahami mekanisme pembuatan peraturan desa. Dengan begitu produk peraturan desa yang dihasilkan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

"Fungsi tersebut, sangat penting karena roh dari otonomi desa adalah kewenangan untuk mengatur dan mengurus sendiri rumah tangga desa. Wujudnya adalah kemampuan desa menyiapkan peraturan desa terkait penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, dan pembinaan kehidupan masyarakat di desa," katanya.

Terkait fungsi BPD sebagai penyalur aspirasi masyarakat, Rusman Ali meminta BPD menghimpun dan mengkaji terlebih dahulu aspirasi tersebut. Sehingga aspirasi yang disalurkan memang memenuhi keinginan masyarakat secara umum. Meski tidak mungkin memuaskan semua pihak.

"Jangan sampai hanya mementingkan kepentingan golongan tertentu, apalagi untuk kepentingan perseorangan atau pribadi," tuturnya.

Ia juga menilai pentingnya pengawasan demi memastikan program yang telah disepakati dan tertuang di dalam peraturan desa dapat dijalankan dengan baik. Meski begitu, ia meminta BPD melakukan fungsi pengawasan dengan mengembangkan semangat kebersamaan.

"Ini semangat yang berorientasi pada keinginan membangun desa sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Kesetaraan dan kemitraan perlu lebih dikedepankan, anggota BPD harus dapat mewujudkan diri menjadi mitra dari berbagai kelembagaan yang ada di desa, khususnya kepala desa dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan di desa," tukasnya.(ian)

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved