Rilis Kinerja 2018 Bawaslu KKR, 44 Bacaleg Tak Masuk DCT

Ada beberapa persyaratan yang tidak dipenuhi seperti ijazah dan lainnya, selain itu juga karena tidak sesuai dengan persyaratan

Rilis Kinerja 2018 Bawaslu KKR, 44 Bacaleg Tak Masuk DCT
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ridho Panji Pradana
Suasana saat Bawaslu Kabupaten Kubu Raya (KKR) menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) kinerja selama 2018, Jumat (01/02/2019). 

Rilis Kinerja 2018 Bawaslu KKR, 44 Bacaleg Tak Masuk DCT

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bawaslu Kabupaten Kubu Raya (KKR) menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) kinerja selama 2018.

Ketua Bawaslu Kubu Raya, U Juliansyah menerangkan hasil pengawasan pendaftaran calon DPRD, DCT Anggota DPRD KKR 531 dari 575 yang sebelumnya diajukan dan terdiri dari 6 dapil.

Diterangkan Divisi Sengketa Bawaslu Kubu Raya, Ahmad Darwis penyebab 44 bacaleg tidak masuk DCT lantaran berkas persyaratan.

"Ada beberapa persyaratan yang tidak dipenuhi seperti ijazah dan lainnya, selain itu juga karena tidak sesuai dengan persyaratan yang telah diatur PKPU, jelasnya, Jumat (01/02/2019).

Baca: Caleg Partai Nasdem Terbukti Masih Aktif Sebagai Anggota BPD

Baca: Badko HMI Kalbar Sebut Suksesnya Desa Mandiri Tergantung Sinergitas Kepala Daerah

Baca: Ketua PHRI Kalbar Pastikan Belum Ada Koordinasi dan Komunikasi Terkait Event STQ

Baca: Longsor Bengkayang Renggut Balita, BMKG Rilis Wilayah Rawan Bencana di Indonesia Termasuk Kalbar

Lebih lanjut, U Juliansyah kembali menerangkan jika Bawaslu juga melakukan pengawasan pertemuan terbatas sebanyak 3 kali, dan 46 kali pertemuan tatap muka. Sedangkan untuk APK, Bawaslu KKR telah menertibkan sebanyak 109 APK.

Selain itu, hasil pencermatan DPT ditemukan 16.701 yang terdiri dari 15.112 data anomali dan 1589 data ganda dari total keseluruhan DPT 422.052. Dengan total jumlah aduan sebanyak 20.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved