Penasehat Hukum Tersangka Prostitusi Online di Ketapang, Laporkan Korban Sebagai Penipu

kalau dijualnya SS kepada lelaki hidung belang atas permintaan korban sendiri karena korban tidak mampu membayar hutangnya

Penasehat Hukum Tersangka Prostitusi Online di Ketapang, Laporkan Korban Sebagai Penipu
KOLASETRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Terungkap Prostitusi Online di Pontianak, Ketapang, Sintang & Singkawang! Pasang Tarif Sekali Kencan 

Penasehat Hukum Tersangka Prostitusi Online di Ketapang, Laporkan Korban Sebagai Penipu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Penasehat Hukum tersangka prostitusi online di Ketapang, yakni SD (31) dan NH (32), Dewa M Satria telah melaporkan korban atau pelapor yaitu SS (22) ke Polres Ketapang dalam kasus penipuan. Jumat (01/02/2019).

Baca: KRONOLOGI Prostitusi di Ketapang Terungkap! Mucikari Patok Tarif Minimal Rp 1 Juta, Tapi. . .

Baca: VIDEO: Polsek Pontianak Utara Hadiahi 3 Jambret Timah Panas

Baca: Longsor Bengkayang Renggut Balita, BMKG Rilis Wilayah Rawan Bencana di Indonesia Termasuk Kalbar

Baca: Edi Kamtono Tegaskan Razia Pelajar Bolos Bagian Dari Mendidik Mereka

Dewa saat ditemui mengatakan, kalau dijualnya SS kepada lelaki hidung belang atas permintaan korban sendiri karena korban tidak mampu membayar hutangnya kepada kedua kliennya itu.

"SS yang selalu minta agar dirinya dijual saja setiap kali kedua klien saya menagih hutang," ujarnya.

Dewa menjelaskan, SS memiliki hutang sekitar Rp. 200 juta terhadap belasan orang termasuk diantaranya SD dan NH, yang mana hutan korban terhadap kedua kliennya itu yakni masing-masing sebesar Rp. 14 juta dan Rp. 11 juta.

"Modus korban meminjam uang kepada kedua klien saya katanya untuk investasi atau arisan, kedua klien saya dijanjikan akan mendapat keuntungan berapa persen. Namun nyatanya saat ditagih korban mengelak dan malah minta dijualkan. Bukti chat korban yang minta agar dijual atau dicarikan pelanggan masih ada dan sudah kita serahkan ke Polisi," katanya.

Untuk itu, Dewa menegaskan bahwa pihaknya sudah melaporkan balik korban atas kasus penipuan terhadap kliennya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved