Honorer Tersangka Mucikari

Oknum Pegawai Honorernya Terlibat Kasus Prostitus Online, Ini Kata Plt Kadis PUTR Ketapang

Mahsus saat dihubungi Tribun mengatakan, bahwa SD adalah tenaga kontrak yang direkrut melalui SKPD dengan durasi pertahun.

Oknum Pegawai Honorernya Terlibat Kasus Prostitus Online, Ini Kata Plt Kadis PUTR Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Ketapang, Mahsus. 

Oknum Pegawai Honorernya Terlibat Kasus Prostitus Online, Ini Kata Plt Kadis PUTR Ketapang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pelaksana tugas Kadis PUTR Kabupaten Ketapang, Mahsus menyebutkan bahwa SD (31) yang diduga bekerja sebagai tenaga kontrak di Dinas PU Kabupaten Ketapang hingga saat ini belum melakukan pengajuan permohonan perpanjangan kontrak.

Mahsus saat dihubungi Tribun mengatakan, bahwa SD adalah tenaga kontrak yang direkrut melalui SKPD dengan durasi pertahun.

Baca: Penasehat Hukum Tersangka Prostitusi Online di Ketapang, Laporkan Korban Sebagai Penipu

Baca: KRONOLOGI Prostitusi di Ketapang Terungkap! Mucikari Patok Tarif Minimal Rp 1 Juta, Tapi. . .

Baca: Wah! Ternyata Ini Tarif Korban Prostitusi Online Libatkan Oknum Honorer Dinas PU di Kalbar

Namun hingga akhir Januari tahun 2019 ini SD sendiri belum mengajukan permohonan perpanjangan kontrak.

"Dia itu kan kita rekrut melalui SKPD pertahun, dengan kontrak dari mulai Januari 2018 hingga Desember 2018 habis kontraknya. Dan jika yang bersangkutan ingin memperpanjang kontrak pada tahun 2019 ini silakan ajukan permohonan, namun hingga saat ini dia (SD) dan ada juga beberapa pegawai lainnya belum mengajukan permohonan perpanjangan. Jadi makanya saya jelaskan dulu, saya tidak bisa menyebutkan status dia apa," sebut Mahsus, Kamis (31/01/2019).

Oleh karena itu, Mahsus sendiri tidak dapat menyebutkan status kepegawaian SD saat ini.

"Bagaimana yah, dia bekerja sebagai tenaga kontrak. Tetapi kontraknya saat ini sudah habis dan belum ada pengajuan permohonan perpanjangan juga dari dia," tutur Mahsus.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved