Himapol Indonesia Apresiasi Bawaslu Kubu Raya Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Konsekuensi pemasangan APK yang tidak sesuai dengan peraturan dalam PKPU dan menggangu ketertiban umum harus ditertibkan

Himapol Indonesia Apresiasi Bawaslu Kubu Raya Tertibkan Alat Peraga Kampanye
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Divisi Kajian Strategis dan Advokasi Himpunan Mahsiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Indonesia Korwil 3, Rozi Pararozi. 

Himapol Indonesia Apresiasi Bawaslu Kubu Raya Tertibkan Alat Peraga Kampanye

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Divisi Kajian Strategi dan Advokasi Himapol Indonesia Korwil 3, Rozi Pararozi mengapresiasi langkah Bawaslu Kubu Raya yang melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di sejumlah titik di Kubu Raya belum lama ini.

Penertiban APK yang dilakukan Bawaslu Kubu Raya tersebut, kata dia, bukan tanpa alasan. Sebab di dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23, 28 dan 33 sudah diatur dengan jelas perihal metode kampanye dan juga pemasangan APK.

Baca: Rilis Capaian 2018, di Data Bawaslu Pontianak Hampir 1000 Pelanggaran APK

Baca: VIDEO: Bawaslu dan Satpol PP Tertibkan APK Melanggar

"Mana saja yang diperbolhakan dan yang dilarang, itu sudah jelas," katanya, Jumat (1/2/2019).

Semestinya, peserta pemilu sudah harus memahami hal-hal yang berkaitan dengan pemasangan APK.

Konsekuensi pemasangan APK yang tidak sesuai dengan peraturan dalam PKPU dan menggangu ketertiban umum harus ditertibkan.

"Saya mengimbau seluruh peserta pemilu untuk dapat mengikuti dan menaati segala aturan kampanye yang telah ditetapkan. Terutama yang berkaitan dengan pemasangan APK," pintanya.

Estetika demokrasi akan lebih terlihat manakala seluruh peserta Pemilu dapat menggikuti proses demokrasi sesuai dengan prosedur dan peraturan berlaku.

"Saya berharap ke depan adanya peran serta stakeholder baik itu, ormas, OKP, dan masyarakat dalam pengawasan Pemilu serentak 2019, terutama yang berkaitan dengan pemasangan APK yang melanggar dan mengganggu ketertiban umum," ajaknya.

Adanya peran serta stakeholder terkait akan sangat membantu tugas dari bawaslu dalam melakukan pengawasanya dan penertiban.

"Utamanya, ketika masih terjadi pelanggaran pemasangan APK yang dilakukan peserta pemilu di kemudian hari," tukasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved