Longsor Bengkayang

BREAKING NEWS - Tanah Longsor Landa Bengkayang, 3 Orang Tewas Tertimbun

Peristiwa tanah longsong ini dibernarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, TTA Nyarong.

BREAKING NEWS - Tanah Longsor Landa Bengkayang, 3 Orang Tewas Tertimbun
ISTIMEWA/KEPALA BPBD TTA NYARONG
Bayi diduga menjadi korban tewas akibat tanah di Bengkayang, Kamis (31/1/2019). 

BREAKING NEWS - Tanah Longsor Landa Bengkayang, 3 Orang Tewas Tertimbun

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Musibah tanah longsor menimpa permukiman warga di Desa Singkung II, Kecamatan Siding, Kabupaten Kabupaten Bengkayang.

Peristiwa tanah longsong ini dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, TTA Nyarong.

Baca: Waspadai Gejala DBD, Demam Tinggi Disertai Menggigil

Baca: Perayaan Cap Go Meh Tinggal Beberapa Hari, Wali Kota Pontianak Jamin Hal Ini

Baca: Pengakuan Heboh Nita Thalia, 20 Tahun Jadi Istri Kedua & Perlakuan Istri Pertama Bikinnya Berdosa

Nyarong menjelaskan ia sudah mendapatkan laporan dari pihak BPBD Bengkayang.

Tanah longsor di Kabupaten Bengkayang, tiga orang dilaporkan jadi korban.
Tanah longsor di Kabupaten Bengkayang, tiga orang dilaporkan jadi korban. (ISTIMEWA/FACEBOOK MUJIDI)

"Ya benar telah terjadi longsor di Dusun Medeng RT. 002, Desa Sungkung 2 pada hari Kamis 31 Januari 2019 malam sekitar Pukul 21.30 WIB," ucapnya saat diwawancarai, Jumat (1/2/2019)

Nyarong menegaskan akibat kejadian itu, menelan korban 3 orang meninggal dunia dan 11 rumah tertimbun. 

Kepala BPBD menyebutkan satu orang yang menjadi korban tewas adalah bayi.

Lebih jauh Nyarong menyebutkan sebanyak 11 rumah warga Dusung Medeng, Desa Sungkung II, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang porak poranda dihantam tanah longsor.

Baca: Bikin Ketagihan, Mie Akuang di Jalan Kartini Sanggau

Baca: Persilan Landak Tersingkir Lebih Awal dari Piala Soeratin U-17

Baca: Ketua PKK Kayong Utara Harap Warga Jaga Solidaritas

Menurut Nyarong tiga orang meninggal dunia akibat kejadian yang tersebut.

Saat ini Nyarong telah meminta Kepala BPBD Bengkayang untuk membuat laporan tertulis, karena sebelumnya hanya melakukan koordinasi melalui via whatsapp.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved