Bawaslu Ketapang Gelar Sidang Putusan Terkait Pelanggaran Administratif Pemilu

Sidang yang beragendakan pembacaan putusan tersebut digelar di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Ketapang, Kamis (31/01/2019).

Bawaslu Ketapang Gelar Sidang Putusan Terkait Pelanggaran Administratif Pemilu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Prosesi Sidang lanjutan oleh Bawaslu Kabupaten Ketapang dengan agenda pembacaan putusan terkait dugaan pelanggaran administratif pemilu. Kamis, (31/01/2019). 

Bawaslu Ketapang Gelar Sidang Putusan Terkait Pelanggaran Administratif Pemilu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ketapang kembali menggelar sidang lanjutan terkait dugaan pelanggaran administratif pemilu dengan terlapor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang.

Sidang yang beragendakan pembacaan putusan tersebut digelar di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Ketapang, Kamis (31/01/2019).

Baca: Bupati Ingatkan Masyarakat Kapuas Hulu 17 April 2019

Baca: Link LIVE STREAMING Jepang Vs Qatar di Final Piala Asia 2019 Berlangsung Pukul 21.00 WIB

Pada sidang yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wib pagi tadi, majelis pemeriksa yaitu Bawaslu Kabupaten Ketapang memutuskan beberapa hal terkait pelanggaran administratif pemilu. Dimana selaku Caleg dari Dapil 5 dari Partai Nasdem yang bernama Maria Yasinta Pala, S. Ag hingga saat ini masih aktif sebagai anggota di Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Untuk itu pada sidang tersebut majelis pemeriksa menilai persyaratan dari caleg tersebut belum lengkap dan tidak sah untuk ditetapkan sebagai DCT.

"Hingga DCT ditetapkan, caleg tersebut tidak pernah mengajukan surat pengunduran diri. Bisa disimpulkan persyaratan yang disampaikan oleh caleg Yasinta ke KPU tidak sesuai persyaratan," sebut Ketua Majelis Pemeriksa pada pembacaan putusan.

Selain itu dalam pembacaan putusan, majelis pemeriksa menilai pihak terlapor yaitu KPU telah bekerja sesuai dengan prosedur. Tetapi terlapo tidak melakukan konfirmasi lebih lanjut ke caleg yang bersangkutan maupun ke Parpol pengusung, ataupun ke BPD, terkait status Yasinta Maria Pala, S. Ag.

Untuk itu, majelis pemeriksa memutuskan terjadinya pelanggaran administratif oleh terlapor karena dianggap tidak cermat dan mengakibatkan caleg dari dapil 5 partai Nasdem yang bernama Yasinta Maria Pala, S. Ag lolos sebagai DCT.

"Untuk itu kami perintahkan terlapor untuk mencoret caleg dari DCT, dan merevisi tentang penetapan DCT, atau mengajukan koreksi atas putusan kami paling lama tiga hari setelah putusan ini diputuskan," sebut Ketua majelis pemeriksa.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved