Badko HMI Kalbar Sebut Suksesnya Desa Mandiri Tergantung Sinergitas Kepala Daerah

Jabatan kepala daerah merupakan jabatan politik. Ia tidak ingin kepentingan politik yang berbeda antara kepala daerah jadi penghambat realisasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Satu di antara mahasiswa Untan, Maryadi Sirait. 

Badko HMI Kalbar Sebut Suksesnya Desa Mandiri Tergantung Sinergitas Kepala Daerah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) Bidang Eksternal Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Barat, Maryadi Sirait menegaskan suksesnya implementasi peningkatan status desa menjadi desa mandiri perlu sinergitas antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

“Itu yang paling utama. Khususnya sinergitas antara Gubernur dan Bupati. Lalu dengan para pemangku kepentingan lainnya,” ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Kamis (31/1/2019).

Baca: Desa Tonang Gelar Koordinasi Persiapan Desa Mandiri

Baca: 63 Desa Jadi Sasaran Program Desa Mandiri Tahun 2019, Ini Nama-Namanya

Jabatan kepala daerah, kata dia, merupakan jabatan politik. Ia tidak ingin kepentingan politik yang berbeda antara kepala daerah jadi penghambat realisasi perecepatan kemajuan desa mandiri di wilayah Kalimantan Barat.

 "Saya harap pemerintah mulai tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan sampai desa tidak terganggu dengan kepentingan-kepentingan politik. Apalagi tahun 2019 ini tahun politik,” terangnya.

 Maryadi berikan apresiasi kebijakan pemerintah untuk tingkatkan jumlah desa mandiri di Kalbar. Menurut dia, desa mandiri bisa berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa tersebut.

 “Badko HMI Kalbar siap bantu dan menggiring realisasi percepatan kenaikan status desa di Kalbar. Kader-kader kami yang telah selesai kuliah bisa didorong untuk mengabdi kembali ke desa asalnya,” imbuhnya.

Pihaknya mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus alami kemajuan dari angka saat ini. Seperti diketahui, IPM Kalbar masih rendah.

 “Suksesnya desa mandiri juga memerlukan kualitas sumber daya manusia di desa. Itu masih jadi masalah. Kualitas SDM aparatur desa dalam pengelolaan desa harus ditingkatkan,” pungkasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved