RSUD Landak Gelar Sosialisasi dan Monev Rujukan Pasien

Jangankan di Kabupaten Landak bahkan di negara-negara maju pun juga ada sistem rujukan.

RSUD Landak Gelar Sosialisasi dan Monev Rujukan Pasien
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFONS PARDOSI
RSUD Landak Gelar Sosialisasi Dan Monev Rujukan Pasien   

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Monev (Monitoring Evaluasi) Rujukan RSUD Landak di Aula Bapeda Landak pada Rabu (30/1/2019).

Sekitar 85 orang hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Direktur RSUD Landak dr HS Wahyu Purnomo, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Pius Edwin Wiwin, Kepala BPJS cabang Ngabang Eka Nurdiyani.

Waka Polsek Ngabang Ipda Hertomo, Para Kepala Puskesmas Se Kabupaten Landak, Para Dokter, Bidan dan paramedis lainya serta, para Kepala Desa sekitar Kota Ngabang. 

Pada pembuka kegiatan, Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutinitas yang akan dilakukan setiap tahunnya dan adapun peserta kegiatan sosialisasi terdiri dari para dokter, kepala puskesmas, Bidan dan para medis. 

Dalam paparan yang disampaikan oleh Direktur RSUD Landak menerangkan bahwa, sistem rujukan adalah sistem dilakukan karena dalam penanganan di tempat-tempat pelayanan kesehatan tertentu belum cukup memadai, baik fasilitas maupun sumber daya manusianya dan ini merupakan salah satu kendala yang ada di kewilayahan.

Baca: Selama 2018, Ada 35 Pasien DBD di RSUD Kayong Utara

Baca: Jelang Kompetisi Sepak Bola U-15, Ini Kesiapan PS Bintang Timur

Dia juga menambahkan tentang definisi menurut sumber Permenkes no. 001 tahun 2012 adalah penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mengatur pelimpahan tugas dan tanggung jawab pelayanan kesehatan secara timbal balik baik vertikal maupun horizontal. 

"Jangankan di Kabupaten Landak bahkan di negara-negara maju pun juga ada sistem rujukan. Menimbang belum meratanya kualitas pelayanan kesehatan dan menimbang klasiifikasi penyakit  yang perlu penanganan lebih lanjut yang sesuai dan memadai guna keselamatan pasien," jelasnya.

Ditambahkannya bahwa sistem rujukan sangat penting untuk pasien-pasien yang terindikasi penyakit yang perlu penaganan intensif, guna menyelamatakan jiwa seorang pasien.

Kepala BPJS Cabang Landak lebih banyak mengulas tentang penggunaan BPJS Kesehatan yang sesuai prosedural. Dalam paparannya dia juga menjelaskan tentang teknis klaim dan jenis kasus pasien apa saja yang bisa di klaim melalui BPJS.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved