Ini Penyebab Kebakaran Dua Bangunan Dapur Pondok Pesantren Riyadus Sholihin

Ipda Aguspandi mengatakan kebakaran tersebut terjadi akibat konsleting listrik di bangunan dapur

Ini Penyebab Kebakaran Dua Bangunan Dapur Pondok Pesantren Riyadus Sholihin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Anggota Polsek Mempawah Hilir beserta Personil Koramil 03 / Mempawah kodim 1201/Mph saat meninjau lokasi kebakaran, bangunan Dapur Santri Pondok Pesantren Riyadus Sholihin Dusun Sebukit Rama Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (31/1/2019) sore. 

Ini Penyebab Kebakaran Dua Bangunan Dapur Pondok Pesantren Riyadus Sholihin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Telah terjadi kebakaran 2 bangunan Dapur Santri Pondok Pesantren Riyadus Sholihin Dusun Sebukit Rama Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (31/1/2019) 03.00 dini hari.

Kanit Sabhara Polsek Mempawah Hilir, Ipda Aguspandi mengatakan kebakaran tersebut terjadi akibat konsleting listrik di bangunan dapur, yang terbuat dari kayu dan menyebabkan 2 unit bangunan beserta isinya terbakar dan rata dengan tanah.

"Akibat konsleting listrik di bangunan dapur, yang terbuat dari kayu dan menyebabkan 2 unit bangunan beserta isinya terbakar dan rata dengan tanah," jelasnya.

Baca: Ini Daftar Wisudawan Terbaik Universitas Tanjungpura, Wisudawan Tercepat Berasal dari Singkawang

Baca: Link Live Streaming Inter Milan vs SS Lazio Perempat Final Coppa Italia Pukul 03.00 WIB

Baca: Mobil Xenia Merah Terbakar, Percikan Api Keluar Dari Bagasi

Ia menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui terbakar oleh santri, yang tidur diruang tengah yang bersebelahan dengan bangunan dapur yang terbakar

Saat itu, lanjut Aguspandi santri terbangun karena mendengar suara teriakan kambing, kemudian melihat bangunan dapur telah terbakar,

"Pengurus pontren, santri dan warga sekitar berupaya menyelamatkan barang-barang dan melakukan pemadaman dengan manual," tambahnya.

Diketahui api dapat dipadamkan sekitar pukul 04.30 wib, dan api diperkirakan berasal dari konsleting listrik dibangunan dapur.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan kerugian niga belum bisa ditafsirkan.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved