Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Pembunuhan Sadis di Mempawah, Bocah Tewas Terbakar, Hingga Penganiayaan Ibu Kandung

Terlihat kondisi mayat sudah tercampur dengan sisa kebakaran bangunan, hanya terpantau sejumlah tulang menulang saja.

Kalbar 24 Jam - Pembunuhan Sadis di Mempawah, Bocah Tewas Terbakar, Hingga Penganiayaan Ibu Kandung
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - Pembunuhan Sadis di Mempawah, Bocah Tewas Terbakar, Hingga Penganiayaan Ibu Kandung 

Kalbar 24 Jam - Pembunuhan Sadis di Mempawah, Bocah Tewas Terbakar, Hingga Penganiayaan Ibu Kandung

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beragam peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir sejak Selasa (29/1/2019).

Mulai dari penangkapan tersangka dugaan kasus pembunuhan di Kabupaten Mempawah, oleh personel Jatanras Polda Kalbar hingga terkuak alasan ia membunuh korban yang merupakan pengusaha keripik pisang tersebut.

Kemudian cerita Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang  pernah, adu mulut dengan seorang warga di Jalan Siam beberapa waktu lalu lantaran membuang sampah semena-mena alias semaunya saja.

Baca: TERPOPULER-Hasil Piala Asia Qatar vs UEA, Pembunuhan Sadis Mempawah Hingga Wakil Kalbar di LIDA 2019

Baca: Dipertemukan Lagi Setelah Goblin, Ini Kata Yoo In Na dan Lee Dong Wook Soal Drama Touch Your Heart

Telah terjadi kebakaran di Jalan Parit Makmur, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara yang menghanguskan sebuah rumah milik Jaharan (60). Kemudian terungkap dari kejadian kebakaran Pasar Merdeka Putussibau, satu orang bocah 5 tahun menjadi korban tewas terpanggang.

Hingga terungkapnya kejadian penganiayaan di Sambas yang dilakukan oleh ibu kandung kepada putrinya sendiri.

Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya:

1.  Hubungan Sesama Jenis Picu Pembunuhan Sadis di Mempawah! Cangkul Maut dan Rp 500 Ribu

Personel Jatanras Polda Kalbar berhasil menangkap tersangka dugaan kasus pembunuhan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (29/01/2019) dini hari WIB.

Adapun korban adalah pedagang keripik pisang bernama Haryanto (40), sedangkan pelaku berinisial AP (17).

AP (18) diduga kuat pelaku pembunuhan Haryanto pengusaha keripik Desa Malikian Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat saat diamankan anggota Resmob Ditreskrimum Polda Kalbar, Selasa (29/1/2019).
AP (18) diduga kuat pelaku pembunuhan Haryanto pengusaha keripik Desa Malikian Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat saat diamankan anggota Resmob Ditreskrimum Polda Kalbar, Selasa (29/1/2019). (RESMOB POLDA KALBAR/ISTIMEWA)
Halaman
1234
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved