APK di Lima Jalur Protokol Pontianak Ditertibkan Bawaslu

Lebih lanjut, ia juga menerangkan Bawaslu akan kembali menertibkan APK yang ada di enam kecamatan di Kota Pontianak.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Kondisi saat jajaran Bawaslu Pontianak menertibkan satu diantara APK yang terpasang di Billboard Jalan Ayani Pontianak. 

APK di Lima Jalur Protol Pontianak Ditertibkan Bawaslu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bawaslu Pontianak menertibkan APK yang terpasang dilima jalur protokol Kota Pontianak.

"Jumat kita sudah kirim surat ke parpol mengingatkan untuk menertibkan APK yang dipasang di Jalan-Jalan terlarang seperti Jalan Tanjung Pura, Jalan Pahlawan, Jalan Veteran, Jalan Gajah Mada dan Jalan Ayani," kata Divisi Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Pontianak, Ridwan, Rabu (30/01/2019).

Baca: Kasus Penganiayaan Ibu Kandung pada Bocah SD, Kapolsek Sambas Sebut Psikologis Anak Tertekan

 

Baca: Bocah NN Teteskan Air Mata Saat Ungkap Perbuatan Sang Ibunda Kepadanya

Baca: Bawaslu: Larangan Pasang APK di Lima Jalur Protokol Sudah Kesepakatan Bersama

Karena sesuai ketentuan, kata sia,setelah dikirim surat untuk menertibkan APKnya, tiga hari tidak diindahkan, maka Bawaslu Kota menertibkan bersama-sama Panwascam.

"Total kita masih belum menghitung, tapi billboard besar seperti di Tanjung Pura, Flamboyan Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani ada beberapa kita tertibkan, keseluruhan ada seratusan," bebernya.

Lebih lanjut, ia juga menerangkan Bawaslu akan kembali menertibkan APK yang ada di enam kecamatan di Kota Pontianak.

"Nanti kita akan tindaklanjuti wilayah lain, fokus hari ini di jalan-jalan yang terlarang, karena terkait dengan SK Wali Kota, SK KPU 77 dan 78," tuturnya.

Selain karena SK KPU, lanjutnya, penertiban dilakukan mengingat akan adanya perayaan Cap Go Meh yang dikhawatirkan menjadi momen peserta pemilu memasang APK di Jalan terlarang seperti Jalan Gajah Mada dan Jalan Tanjung Pura.

"Karena itu kita amankan dulu agar perayaan imlek tidak ada lagi diisukan sponsor partai dan macam-macam. Selain itu, kita juga sudah ingatkan panitia Cap Go Meh untuk mensterilkan kegiatan keagamaan dari kampanye, baik secara langsung maupun APK-APK," terangnya.

Ridwan pun berharap, agar kemudian peserta pemilu dapat mentaati aturan yang telah dibuat dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Imbauan kita pada parpol peserta pemilu dan calegnya, setelah ditertibkan di Jalan yang terlarang tidak lagi memasang APK, kita jagalah ketertiban dan edukasi politik ke masyarakat agar lebih baik," tukasnya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved