Mengapa RS Swasta Enggan Kerjasama Dengan BPJS, Handanu Nilai RS Profit Oriented

Handanu menegaskan rumah sakit yang ada selain kegiatan sosial tujuannya juga profit oriented minimal balik modal

Mengapa RS Swasta Enggan Kerjasama Dengan BPJS, Handanu Nilai RS Profit Oriented
ISTIMEWA
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak dr. H. Sidig Handanu Widoyono, M.Kes 

Mengapa RS Swasta Enggan Kerjasama Dengan BPJS, Handanu Nilai RS Profit Oriented

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu yang hadir juga saat peletakan tiang pertama pembangunan Rumah Sakit Kharitas Bhakti menyebutkan saat ini pelayanan kesehatan di Pontianak sudah memadai.

Baik yang dilakukan oleh pihak swasta maupun rumah sakit negeri melik pemerintahan, Selasa(29/1/2019).

Adanya layanan kateterisasi jantung yang dilakukan oleh Kharitas Bhakti memang sangat baik, selama ini sebagian besar pasien di Pontianak masih dirujuk di Jakarta. Padahal penderitanya cukup banyak.

"Selama ini, sebagian besar dirujuk di Jakarta dan sebentar lagi Sudarso mampu melakukan itu dan Rs Kota kita akan terus tambah peralatan yang ada hingga menuju kesana juga," ujarnya

Baca: Novi Perwakilan Kalbar Pukau Panggung Liga Dangdut Indonesia 2019, Rebut 5 Lampu Biru Dari Juri!

Baca: ILC TVOne Berlangsung Ustadz Baasyir: Bebaaas . .Tidaak! Ada Mahfud MD, Kapolri dan Rocky Gerung

Baca: Terungkap! Kesaksian Tetangga Hingga Cara Pelaku Habisi Nyawa Pengusaha Keripik di Mempawah

Memang kendalanya saat ini, hampir semua RS Swasta tidak melakukan kerjasama dengan BPJS. Itu menjadi satu diantara kendala masyarakat tak mampu untuk mengakses RS swasta.

Disebutnya, satu-satunya RS swasta yang bekerjasama dengan BPJS adalah RS Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi). Sedangkan yang lainnya tidak melakukan kerjasama.

Rencana Kharitas Bhakti melakukan Kerjasama BPJS dan menyiapkan satu lantai khusus, sangat disambut baik semoga bisa menjadi contoh RS swasta lainnya.

"Rumah sakit belum bisa kerjasama barang kali perhitungan unit cost yang diterapkan BPJS tidak masuk dalam hitungan RS swasta," ucap Handanu saat diwawancarai, Kamis (29/1/2019).

Tak dipungkiri, Handanu menegaskan rumah sakit yang ada selain kegiatan sosial tujuannya juga profit oriented minimal balik modal.

Masalah akreditasi, ia tegaskan saat ini akreditasi wajib bagi rumah sakit baik swasta maupun RS pemerintah.

Yuk follow instagram Tribun Pontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved