Citizen Reporter

Kompol Suhar Imbau Siswa Tertib Berlalu Lintas dan Tidak Main Layang-layang Gunakan Kawat

Kompol Suhar juga menyampaikan bahwa baru beberapa hari ini terjadi korban permainan layang-layang yang menggunakan tali kawat.

Kompol Suhar Imbau Siswa Tertib Berlalu Lintas dan Tidak Main Layang-layang Gunakan Kawat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Suhar didampingi Bhabimkamtibmas dan Kanit Intel saat menemui Kepala SMA 09 Parit Mayor, Ibrahim, Senin (28/1/2019). 

Citizen

Ipda Iskak Pujiyanto

Kasi Humas Polsek Pontianak Timur

Kompol Suhar Imbau Siswa Tertib Berlalu Lintas dan Tidak Main Layang-layang Gunakan Kawat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolsek Pontianak Timur, Kompol SUHAR bersilaturahmi ke beberapa sekolahan yang ada di wilayah Pontianak Timur, Senin (28/1/2019).

Dalam silahturahmi Kapolsek bermaksud mengajak pihak sekolahan ikut berperan dalam menciptakan pemeliharaan ketertiban dan keamanan baik dilingkungan sekolah maupun diluar sekolahan.

Kompol Suhar juga menyampaikan bahwa baru beberapa hari ini terjadi korban permainan layang-layang yang menggunakan tali kawat.

Baca: Syarat untuk Pendaftaran THL Tahap Ketiga, Berikut Penjelasan Kadiskes Pontianak

Baca: Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Tahun 2019-2023 Segera Dilaksanakan, Berikut Jadwalnya!

Baca: Sekolah Dipulangkan Lebih Awal Demi Saksikan UAE Vs Qatar di Semifinal Asian Cup 2019

Untuk itu Kapolsek menghimbau agar hal ini tidak terjadi lagi diwilayah Pontianak Timur.

Kemudian Kapolsek juga mengingatkan agar para pelajar yang belum memiliki SIM (surat Ijin Mengemudi), sebaiknya tidak menggunakan sepeda motor pada waktu berangkat ke sekolah.

"Mengingat banyaknya angka kecelakaan lalu lintas yang dialami pelajar, serta peringatan kepada pelajar yang sering ditemui saat berangkat kesekolah menggunakan sepeda motor tidak menggunakan Helm," ungkapnya.

Selain itu, Kompol Suhar juga menyampaikan bahwa silaturahmi ini nantinya akan dilanjutkan oleh anggota Bhabinkamtibmasnya, sehingga tujuan utama kita dapat tercapai.

"Yaitu larangan bermain layangan dengan tali kawat dan menekan angka pelanggaran lalu lintas khususnya yang dilakukan oleh golongan pelajar, sehingga angka kecelakaan lalu lintas pun ikut menurun," tutupnya.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved