Polisi Amankan Spesialis Pencuri Spare Part Alat Berat

press release pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Sanggau, di halaman Mapolres Sanggau, Senin (28/1/2019)

Polisi Amankan Spesialis Pencuri Spare Part Alat Berat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Hendri Chornelius
Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi saat menunjukan spare part alat berat yang diamankan dari dua tersangka di halaman Mapolres Sanggau, Senin (28/1/2019). 

Polisi Amankan Spesialis Pencuri Spare Part Alat Berat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi didampingi Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Haryanto, Kapolsek Kapuas dan pejabat lainnya menggelar press release pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Sanggau, di halaman Mapolres Sanggau, Senin (28/1/2019).

Adapun kasus yang berhasil diungkap diantaranya, kasus pencurian spare part alat berat jenis Eksavetor yang terjadi di kecamatan Entikong pada 18 Januari 2019. Dari kasus itu, polisi menetapkan dua orang tersangka, inisial TBR dan SYH (keduanya warga Banjarmasin).

“Tersangka ini memang sengaja datang ke Kalbar dan ngontrak di Siantan, Pontianak, ” kata Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi.

Kedua tersangka mendapatkan hadiah timah panas karena nekad mencuri di wilayah hukum Polres Sanggau. Kronologis penangkapan, lanjut Kapolres, yakni sekira pukul 04.00 Wib, ketika Kapolsek Beduai bersepeda ke arah pasar dan menemukan dua orang yang sedang mendorong sepeda motor karena habis minyak.

Baca: LIVE STREAM Rising Star RCTI Selasa (28/1), Tonton 10 Kontestan di Live Duel 1 Rising Star Indonesia

Baca: Penemuan Mayat di Desa Malikian, Tetangga Sebut Korban Tinggal Sendiri

Baca: Gempar! Warga Desa Malikian Dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Dalam Kamar

Baca: Maknai HUT Pemprov Kalbar, Ini Pesan Wabup Aloysius

“Karena curiga kemudian Kapolsek menghubungi petugas piket. Ketika petugas piket datang dan melaksanakan pemeriksaan salah satu terduga pelaku melarikan diri ke belakang perkampungan, sedangkan temannya diamankan ke Polsek Beduai beserta barang bukti berupa satu set alat controler monitor horse power eksavator dengan nilai sekitar Rp 50 juta. Hasil interogasi diketahui bahwa barang tersebut diambil di Entikong, ” tegasnya.

Kemudian, pada pukul 10.30 Wib Tim Unit Reskrim dipimpin langsung oleh IPDA Robin Talib bersama anggota berangkat menuju kecamatan Beduai untuk memback up pencarian salah satu tersangka yang melarikan diri ke perkampungan warga. Identitas tersangka sudah dikantongi petugas.

“Sesampainya di Beduai, tim langsung melakukan penyisiran di wilayah perkampungan. Pada pukul 16.30 Wib saat IPDA Robin berkoordinasi dengan Kapolsek Beduai seketika mendapatkan informasi dari warga bahwa terduga pelaku yang melarikan diri sedang belanja rokok di perkampungan Kasromego, Kecamatan Beduai.

“Tim langsung menuju perkampungan dimaksud dan mendapati tersangka sedang menghidupkan rokok dipinggir jalan. Melihat petugas tersangka sempat melarikan diri kedalam hutan yang kemudian dikejar oleh petugas dan berhasil dilumpuhkan dengan timah panas, ” terangnya.

Selain itu, Polisi juga berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox yang terjadi disatu diantara dealer motor seken di kota Sanggau. Dalam kasus itu, polisi menetapkan satu tersangka inisial HM warga desa Ambarang, kecamatan Ngabang, kabupaten Landak.

Selain itu, polisi juga melakukan pengungkapan kasus penipuan dan pengelapan satu unit mobil Daihatsu Terios milik warga kecamatan Noyan. Untuk tersangka yang diamankan inisial JS.

Yuk Follow Instagram Tribun Pontianak

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved