Maknai HUT Pemprov Kalbar, Ini Pesan Wabup Aloysius

Wakil Bupati Sekadau Aloysius mengatakan, dalam usia ke-62 tahun, Pemprov Kalbar telah banyak hal yang dicapai

Maknai HUT Pemprov Kalbar, Ini Pesan Wabup Aloysius
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rivaldi Ade Musliadi
Wakil Bupati Sekadau - Aloysius 

Maknai HUT Pemprov Kalbar, Ini Pesan Wabup Aloysius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Wakil Bupati Sekadau Aloysius mengatakan, dalam usia ke-62 tahun, Pemprov Kalbar telah banyak hal yang dicapai hingga kondisi saat ini. Oleh karena itu, sungguh pantas pemerintah daerah berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemimpin bangsa, pemimpin daerah, para pejuang dan pendahulu yang telah melaksanakan pembangunan diwilayah Kalbar.

"Capaian pembangunan hingga saat ini merupakan proses yang berkelanjutan. Oleh karena itu kewajiban kota adalah melanjutkan dan meningkatkan kualitas pembangunan itu dalam semua aspek. Sesuai dengan visi dan misi Pemprov Kalbar 2019-2024, maka salam perayaan HUT ke-62 Pemprov 2019 mengangkat tema: Dengan semangat HUT ke-62 pemerintah provinsi Kalimantan Barat kita wujudkan tata kelola pemerintahan yang berkualitas menuju Kalbar sejahtera dan berdaya saing," ujarnya pada upacara peringatan HUT Pemprov Kalbar ke 62, di halaman kantor bupati Sekadau, Senin (28/1).

Baca: UPDATE Kisah Pilu Siswi SD Hamil & Melahirkan Akibat Ulah Paman, Ternyata Kembaran Turut Jadi Korban

Baca: Gempar! Warga Desa Malikian Dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Dalam Kamar

Baca: Aliansi Para Bocor dan Skeptikal Gelar Release Party di Pontianak, Ini Agenda & Waktu Pelaksanaannya

Baca: Prediksi Skor & Starting XI Iran vs Jepang di Semifinal Piala Asia 2019, Iran Diunggulkan

Tata kelola pemerintahan yang berkualitas, menurutnya adalah menyelenggarakan pemerintahan dengan prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance) dengan empat indikator terpenting, yaitu transparansi, partisipasi, akuntabilitas dan koordinasi sebagai unsur yang utama.

Adapun yang dimaksud dengan prinsip transparansi yaitu suatu prinsip bahwa dalam mengelola atau menjalankan pemerintahan bersifat terbuka dengan harapan, informasi dapat diakses oleh pihak luar, masyarakat, pelaku usaha, maupun instansi pemerintah lainnya baik pemerintah pudar maupun pemerintah daerah.

"Oleh karena itu, saya tekankan kepada seluruh jajaran perangkat pemerintahan sipil maupun militer, eksekutif, yudikatif dan legislatif di provinsi Kalbar agar memberikan akses keterbukaan informasi publik akan aktivitas urusan yang dilaksanakan. Oleh karena itu informasi tersebut harus disetiap dengan kelengkapan data, ketersediaan layanan, prosedur layanan yang terukur dan ketepatan waktu dan juga target capaian yang ingin dicapai," ucap Aloy.

Dengan adanya keterbukaan, kata Aloy, penyelenggaraan pemerintahan, masyarakat dapat merasakan manfaat melakukan pengawasan baik secara langsung maupun tidak langsung. Bahkan, melakukan penilaian terhadap kinerja pemerintah dan pada akhirnya akan mendorong partisipasi dari semua pihak.

Ia juga berpesan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sekadau agar tetap menjaga netralitas menjelang pemilu.

"Di bulan-bulan politik, kami mengingatkan ASN tidak mengaktifkan diri dalam tim dan kampanye. Netralitas harus jaga. Pilihan memang ada di bapak ibu, tapi netralitas harus dijaga," tukasnya.

Yuk Follow Instagram Tribun Pontianak

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved