Pembunuhan Pengusaha Keripik Pisang

Kepolisian Menduga Korban Dianiaya Dengan Benda Tumpul

Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Djamaludin mengatakan dugaan sementara korban dianiaya dengan benda tumpul

Kepolisian Menduga Korban Dianiaya Dengan Benda Tumpul
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Djamaludin saat diwawancarai, di TKP Jalan Gusti Asmaun Dusun Pinang RT 011/004, Desa Malikian, Kabupaten Mempawah, Senin (28/1/2019) sore. 

Kepolisian Menduga Korban Dianiaya Dengan Benda Tumpul

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Warga Desa Malikian dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria di sebuah rumah, Jalan Gusti Asmaun Dusun Pinang RT 011/004, Desa Malikian, Kabupaten Mempawah, Senin (28/1/2019) sore.

Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Djamaludin mengatakan dugaan sementara korban dianiaya dengan benda tumpul.

"Dugaan sementara korban dianiaya dengan Benda Tumpul, identitas lengkap korban juga belum kita dalami. Kasus ini akan ditangani Reskrim Polres dan Polsek, kita akan sama-sama mencari bukti dan petunjuk terhadap kasus korban," jelasnya.

Untuk itu, Kapolsek juga meminta warga untuk membantu kinerja polisi, apabila mendengar atau melihat hal yang berhubungan dengan kasus ini. Agar segera melapor, guna mempermudah pengungkapan kasus ini.

"Kita akan terus selidiki kasus ini, barang bukti yang didapat akan kita pelajari. Pihak keluarga dan saksi juga belum diambil keterangan, ketika sudah dapat sumber keterangan yang pasti, baru kita akan cari pelakunya," ungkapnya.

Baca: LENGKAP! Hasil Pertandingan Babak 32 Besar Piala Indonesia 2019, Kejutan Datang dari Klub Liga 1

Baca: UPDATE Kisah Pilu Siswi SD Hamil & Melahirkan Akibat Ulah Paman, Ternyata Kembaran Turut Jadi Korban

Baca: Terjadi Pembunuhan di Mempawah, Korban Diduga Pengusaha Keripik

Terkait luka pada korban, Djamaludin menyebutkan korban mengalami luka didaerah kepala sebelah kanan.

"Luka pada kepala sebelah kanan, setelah ini kita akan melakukan visum terhadap korban. Dan hasil visum yang akan jadi bekal kita, untuk mengungkap perkara ini," imbuhnya.

Kemudian, lanjut Kapolsek mengenai harta benda korban, sementara ini hanya sebuah motor jenis matic yang tidak ada di rumahnya.

"Dugaan sementara pelaku melakukan aniaya, karena ingin memiliki kendaraan tersebut. Ini baru dugaan sementara, nantinya akan dilakukan pengembangan lebih lanjut," terangnya.

Kapolsek menegaskan pihaknya akan lakukan pengembangan terhadap kasus ini, dan mencari bukti-bukti keterangan yang diperlukan. Korban pun akan dilakukan visum di RS Rubini, untuk mengetahui penyebab kematian.

"Kita harap bantuan juga dari masyarakat, apabila menemukan hal-hal yang berkaitan dengan kasus ini, untuk segera melapor," pungkas Kapolsek. 

Yuk Follow Instagram Tribun Pontianak

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved