Sekda Nilai Kinerja PLN Area Ketapang Tidak Profesional

Berangkat dari hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Farhan. SE. M. Si menilai kinerja PLN Area Ketapang

Sekda Nilai Kinerja PLN Area Ketapang Tidak Profesional
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, H. Farhan, SE., M. Si 

Sekda Nilai Kinerja PLN Area Ketapang Tidak Profesional

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pemadaman listrik yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah baik di Kecamatan maupun di Kota Ketapang, hingga kini masih menjadi keluhan bagi warga Ketapang.

Berangkat dari hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Farhan. SE. M. Si menilai kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Ketapang tidak profesional. Minggu, (27/01/2019).

"Pada prinsipnya Pemerintah Daerah berharap PLN dapat bekerja profesional agar dapat memberikan pelayanan dan membantu stabilnya listrik di Ketapang," ungkap Farhan.

Baca: HUT Ke-62 Pemprov Kalbar, Midji Sebut Momentum Percepatan Pembangunan Kalbar

Baca: Catat Rute Pawai Lampion Cap Go Meh Singkawang 2019

Baca: BPD Prabowo-Sandi Sebut Tabloid Indonesia Barokah Merupakan Kampanye Hitam

Menurut Farhan, jika memang persoalan kelistrikan di Ketapang yang masih kerap padam akibat kapasitas yang minim, maka PLN harus mengambil kebijakan. Misalkan untuk tidak menambah pelanggan sementara waktu atau jika karena urusan mesin yang sering rusak, maka tentunya pimpinan PLN Ketapang dapat menyampaikan kondisi ini kepihak pengambil kebijakan agar mendapat soluisnya.

"Jangan hanya berargumentasi alasannya yang itu-itu saja seperti kelayang, pohon sedangkan di daerah Jawa yang pohon-pohonnya jauh lebih besar saja tidak seperti ini," katanya.

Sekda menilai, jika kondisi seperti seringnya pemadaman ini terus terjadi maka wajar jika masyarakat bahkan pemerintah merasa kecewa terhadap pelayanan PLN Area Ketapang yang dinilai belum dapat bekerja profesional, padahal keberadaan PLN sudah lama di Ketapang.

"PLN memang bukan berada dibawah Pemda, tapi keberadaan bisnisnya ini di Ketapang, jadi sudah seharusnya dapat melayani masyarakat dengan semaksimal mungkin. Kalau begini terus masyarakat yang dirugikan karena barang elektronik mereka banyak rusak, belum lagi aktivitas lainnya menjadi terganggu," sebutnya.

Rencananya, Farhan akan meminta pihak DPRD Ketapang melalui komisi terkait untuk memanggil PLN area Ketapanh agar bisa berkoordinasi dan mendengar apa yang sebenarnya terjadi.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved