Penyerahan DPA Lebih Cepat, Rusman Ali Inginkan Akselerasi Pembangunan di Kubu Raya

Menurut dia, percepatan proses administrasi penyelesaian DPA Tahun Anggaran 2019 dilakukan lebih awal dibanding tahun sebelumnya.

Penyerahan DPA Lebih Cepat, Rusman Ali Inginkan Akselerasi Pembangunan di Kubu Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YouTube
Rusman Ali 

Penyerahan DPA Lebih Cepat, Rusman Ali Inginkan Akselerasi Pembangunan di Kubu Raya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Beberpa waktu lalu Bupati Kubu Raya Rusman Ali menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2019 kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

DPA tersebut senilai Rp 1,51 triliun dan Pagu Uang Persediaan (UP) diterima masing-masing pimpinan SKPD termasuk seluruh camat se-Kabupaten Kubu Raya. DPA tersebut diakui Bupati merupakan bagian dari APBD Tahun Anggaran 2019.

Baca: Hadapi Siklus Lima Tahunan DBD, Rusman Ali Minta Dinkes Lebih Pro Aktif

Baca: Lomba Tarik Tambang Kano Wujud Sayang Pontianak Lestarikan Lingkungan

Baca: Anggota Damkar di Pontianak Bahagia Mendapatkan Paket Imlek

"Dengan besarnya anggaran tersebut, diharapkan ada perbaikan kualitas pelaksanaan anggaran sehingga jumlah dana yang sangat besar ini harus digunakan dan dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Rusman Ali mengatakan DPA yang diserahkannya merupakan dokumen final untuk alokasi anggaran bagi SKPD dalam memulai seluruh program dan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan untuk Tahun Anggaran 2019.

Menurut dia, percepatan proses administrasi penyelesaian DPA Tahun Anggaran 2019 dilakukan lebih awal dibanding tahun sebelumnya.

"Ini bermakna bahwa pemerintah daerah menginginkan akselerasi pelaksanaan pembangunan dan pencairan anggaran lebih cepat sehingga dapat memberikan manfaat yang nyata untuk masyarakat Kabupaten Kubu Raya," katanya.

Dengan dana APBD 2019 yang mencapai Rp 1,51 triliun, Rusman Ali meminta jajarannya untuk lebih fokus dalam bekerja. Ia mengatakan APBD harus menjadi instrumen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.

"Hal itu demi mendukung upaya pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, dan menekan angka pengangguran," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved