Cekcok Bayar Parkir Berakhir Penganiayaan di Pasar Teratai

Unit Jatanras Polsek Pontianak Barat meringkus seorang laki-laki diduga kuat melakukan penganiayaan

Cekcok Bayar Parkir Berakhir Penganiayaan di Pasar Teratai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA'M NURUL ANSHORY
HY (40) alias Boting, terduga pelaku penganiayaan terhadap Hengky Fernando (24) saat diamankan di Mapolsek Pontianak Barat. 

Cekcok Bayar Parkir Berakhir Penganiayaan di Pasar Teratai

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Unit Jatanras Polsek Pontianak Barat meringkus seorang laki-laki diduga kuat melakukan penganiayaan berinisial HY (40) alias Boting.

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis mengatakan Boting diamankan karena diduga melakukan penganiayaan terhadap Hengky Fernando (24) pada Sabtu, (13/10/18) lalu, di parkiran Pasar Teratai, Jalan Kom Yos Sudarso, Pontianak Barat.

"Berawal dari korban ini datang ke Pasar Teratai bersama dua temannya membawa pesanan telur pedagang dengan mobil Pick Up, sekira pukul 16.00 WIB," ujar Kompol Bermawis, Minggu (27/1/19) pagi.

Baca: LIVE STREAMING Atletico Madrid Vs Juventus Babak 16 Besar Liga Champion, Demi Pundi Gol Ronaldo

Baca: Ustadz Abdul Somad Spontan Angkat Sepatunya saat Tausyiah di Markas Persib Bandung! Ini yang Terjadi

Baca: Dukung Revisi Perda, Ini Kata Kasat Pol PP Mengenai Layangan di Pontianak

Baca: Ustadz Abdul Somad Tuntun Dua Muallaf Bersyahadat Usai Tabligh Akbar di Markas Persib Stadion GBLA

Saat akan pergi dari lokasi kata Kompol Bermawis, korban diminta tarif parkir lebih dari yang ditentukan oleh tukang parkir di Pasar Teratai tersebut.

"Karena si korban merasa sudah memberi Rp2000 rupiah, jadi korban ini bersikukuh akan pergi," imbuhnya.

Juru parkir tersebut tidak terima, merasa diremehkan maka terjadilah cek-cok adu mulut antara korban dan jukir.

"Sempat dilerai oleh teman korban, tidak lama teman jukir itu pun datang bernama Boting tadi, dia langsung menendang ke arah perut korban dan sontak korban terjatuh," terang Kompol Bermawis.

Korban kemudian terjatuh akibat tendangan keras yang menghantam bagian perutnya itu, dan Boting langsung lari, kemudian korban melaporkan ke Mapolsek Pontianak Barat.

Baca: Prediksi Atletico Madrid Vs Juventus Babak 16 Besar Liga Champion: Head to Head dan Fakta Menarik

Baca: Ustadz Abdul Somad Tuntun Dua Muallaf Bersyahadat Usai Tabligh Akbar di Markas Persib Stadion GBLA

Baca: Prediksi Lyon Vs Barcelona Babak 16 Besar Liga Champion: Head to Head dan Fakta-fakta Menarik

Baca: Hasil Riset terhadap Wanita, Kematian Dini Tertinggi Dialami Mereka Pecinta Makan Gorengan

Di Mapolsek dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, didapatlah identitas pelaku yang merupakan warga Jalan Apel, Kecamatan Pontianak Barat.

"Anggota Jatanras langsung melakukan penyelidikan, namun Boting tak pernah pulang kerumah, ternyata informasi dari tetangganya Boting ini kerja diluar kota," terang Kompol Bermawis.

Kendati demikian Anggota Jatanras selalu memonitor rumah dan mencari Boting, akhirnya pada Kamis (17/1/19) Boting berada dirumah.

"Mendapat informasi tersebut, Anggota Jatanras langsung menuju lokasi dan meringkus Boting tanpa perlawanan, dan membawanya ke Mapolsek Pontianak Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutup Kompol Bermawis.

Yuk Follow Instagram Tribun Pontianak

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved