Korban Kawat Layangan

Geram Layangan Kembali Telan Korban Jiwa, Wali Kota Akan Buat Aturan Menangkap Penjual Layang-layang

Ini sudah merupakan korban kesekian kalinya. Satpol PP, sering melakukan razia, saat kita lengah mereka bermain layangan

Geram Layangan Kembali Telan Korban Jiwa, Wali Kota Akan Buat Aturan Menangkap Penjual Layang-layang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Kapolsek Pontianak Timur Kompol Suhar saat dampingi Walikota Pontianak Edi R Kamtono dan Kapolresta Pontianak Kombes Pol M Anwar Nasir saat menjenguk korban tali kawat layang-layang di RS Yarsi Pontianak, Jumat (25/1/2019) malam. 

Geram Layangan Kembali Makan Korban Jiwa, Wali Kota Akan Buat Aturan Menangkap Penjual Layang-layang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyayangkan kembali jatuhnya korban akibat tali layangan.

Hal itu disampaikannya saat Edi Kamtono bersama Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muh Anwar Nasir menjenguk langsung empat korban yang kesetrum lewat tali layangan.

Dari empat korban tersebut, satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya sempat kritis dan tak sadarkan diri.

Baca: 3 Pelajar Tersengat Listrik Tali Kawat Layangan, Kapolsek Pontianak Timur Beberkan Kronologinya

Baca: Kawat Layangan Renggut Korban Jiwa, Kapolres Perintahkan Anggota Ungkap Pemilik Layangan

Baca: UPDATE Korban Kesetrum Kawat Layangan: 1 Meninggal Dunia 3 Pingsan, Ini Kronologi & Identitasnya

Saat Wali Kota Pontianak dan Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Anwar menjenguk di Rumah Sakit Yarsi, ketiga korban yang sempat kritis kondisinya sudah berangsur membaik dan mampu berbicara meskipun mengalami luka bakar.

"Untuk seluruh korban akan kita selesaikan administrasi rumah sakitnya, dan yang meninggal akan diberikan santunan," ucap Edi Kamtono saat diwawancarai, Jumat (25/1/2019), pukul 22.00 WIB.

Edi menyebutkan, korban layangan bukanlah yang pertama di Pontianak, baik pelaku pemainnya maupun masyarakat lainnya.

Ia berharap kejadian ini yang terakhir terjadi di Kota Pontianak.

"Ini sudah merupakan korban kesekian kalinya. Satpol PP, sering melakukan razia, saat kita lengah mereka bermain layangan," ucap Edi.

Tegas Edi mengatakan, tidak adalagi tempat di dalam Kota Pontianak untuk masyarakat bermain layangan.

Baca: Ziarah Rombongan Wujud Penghormatan dan Mendoakan Arwah Pahlawan

Baca: Jarang Diketahui, Intip Destinasi Wisata Batu Karang di Desa Mawang Muda Sanggau

Baca: Sindikat Prostitusi Online Sasar Artis Tak Populer dan Tersandera Gaya Hidup alias Banyak Utang

Baca: Respon Jokowi Soal Tabloid Indonesia Barokah yang Membuat Kubu Prabowo Meradang

Halaman
123
Penulis: Syahroni
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved