Breaking News:

Kadis PMD Kalbar Tegaskan Berhentikan Pendamping Desa Berpolitik

Kemudian, seluruh tenaga pendamping profesional P3MD diimbau untuk bijak dalam menggunakan medsos.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kalbar, Eben Ezer Tarigan 

Kadis PMD Kalbar Tegaskan Berhentikan Pendamping Desa Berpolitik

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pelaksana tugas (Plt) Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kalbar, Eben Ezer Tarigan menegaskan akan memberhentikan pendamping desa yang terbukti berpolitik, dibuktikan dengan adanya kartu anggota dari parpol.

"Bahwa pendamping profesional tidak boleh double job, tapi dalam SOP pembinaan dan pengendalian tenaga pendamping profesional yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI bahwa mereka boleh diberhentikan apabila ada kartu anggota parpol. Kalau ada kartu anggota parpolnya harus diberhentikan," tegas Eben Ezer Tarigan, Jumat (25/01/2019) saat ditemui diruangannya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika pilihan merupakan hak pribadi, namun jika mempengaruhi dan mengajak untuk memilih satu diantara paslon oleh pendamping tentu tidak boleh.

Baca: Bantu Korban Kebakaran Gang Ramin, Sahroni: Kita Masih Menunggu Arahan Wali Kota Edi Kamtono

Baca: BREAKING NEWS - Tiga Warga Pontianak Timur Tersengat Listrik, Satu Korban Dikabarkan Meninggal

Baca: Disdukcapil Targetkan 97 Persen Pencetakan e-KTP Rampung Sebelum Pemilu 2019

"Saya secara pribadi maupun instansi, semua yang dibiayai oleh negara tidak boleh digunakan untuk berpolitik, apalagi mendukung secara vulgar, kalau memilih sebagai warna negara memang harus memilih tapi tidak boleh mengajak mempengaruhi itu tidak boleh," jelas Eben Ezer Tarigan.

Lebih lanjut, dikatakannya ia juga sudah mengeluarkan surat edaran nomor 414.2/059/DPMD-C, yang isinya bahwa seluruh tenaga pendamping profesional agar menjaga integritas dan profesionalisme dengan menjunjung netralitas selama berlangsungnya pemilu 2019 dengan tidak berpolitik praktis yang mengarah pada keberpihakan dan berafiliasi dengan parpol.

Kemudian, seluruh tenaga pendamping profesional P3MD diimbau untuk bijak dalam menggunakan medsos.

Terkahir, seluruh tenaga pendamping P3MD diminta untuk tetap fokus terhadap program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dengan berpedoman pada surat perjanjian dan SOP pembinaan dan pengendalian tenaga pendamping profesional

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved